Warisan Industri Logam Tumang: dari Pengasingan Pangeran Rogosari hingga Menjadi Pusat Kerajinan Nasional
DOI:
https://doi.org/10.21009/EIPS.010.1.01Keywords:
Copper craft, Tumang, history, cultural heritageAbstract
This study examines the historical development of copper craftsmanship in Tumang Village, Boyolali, from its origins during the Islamic Mataram period to its transformation into a national creative industry hub. The study employs historical methodology through the stages of heuristics, source criticism, interpretation and historiography. Tumang’s copper craftsmanship has its roots in the story of Prince Rogosari’s exile at the foot of Mount Merapi. Royal masters such as Mpu Supandrio and Mpu Yadhi brought metallurgical expertise to the village and passed it down to the inhabitants through generations. These skills have shaped the collective identity of the Tumang artisan community for centuries. The COVID-19 pandemic hit this industry hard, disrupting the supply of raw materials and shrinking market demand. Artisans responded by shifting to online platforms and expanding their product range. The local government is supporting recovery through technical training, road infrastructure improvements, and the development of industrial clusters. The regeneration of skilled artisans, limited production capacity, and inconsistent quality standards remain challenges to this day. The sustainability of Tumang copper craftsmanship relies on the living transmission of traditions, the ability to adapt to the market, and consistent institutional support. These efforts demonstrate the resilience and adaptability of local artisans.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji perkembangan historis kerajinan tembaga di Desa Tumang, Boyolali, mulai dari asal-usulnya pada masa Mataram Islam hingga transformasinya menjadi sentra industri kreatif nasional. Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Kerajinan tembaga Tumang berakar pada kisah pengasingan Pangeran Rogosari di kaki Gunung Merapi. Para empu kerajaan seperti Mpu Supandrio dan Mpu Yadhi membawa keahlian metalurgi ke desa tersebut dan mewariskannya kepada masyarakat secara turun-temurun. Keterampilan tersebut telah membentuk identitas kolektif komunitas pengrajin Tumang selama berabad-abad. Pandemi COVID-19 memberikan dampak besar terhadap industri ini, mengganggu pasokan bahan baku dan mengurangi permintaan pasar. Para pengrajin merespons dengan beralih ke platform daring dan memperluas jenis produk mereka. Pemerintah daerah mendukung pemulihan melalui pelatihan teknis, perbaikan infrastruktur jalan, dan pengembangan klaster industri. Regenerasi pengrajin yang terampil, keterbatasan kapasitas produksi, dan standar kualitas yang belum konsisten masih menjadi tantangan hingga saat ini. Keberlanjutan kerajinan tembaga Tumang bergantung pada pewarisan tradisi yang terus hidup, kemampuan beradaptasi terhadap pasar, dan dukungan kelembagaan yang konsisten. Upaya-upaya tersebut menunjukkan ketangguhan dan kemampuan beradaptasi para pengrajin lokal.
References
Anisati, D. K. (2023). Modernisasi Industrial Perdesaan di Tempuran Magelang 1990-2019. Journal of Indonesian History, 11(2), 64–74. https://doi.org/10.15294/jih.v11i2.71903
Ardyannas, D. E., & Aliyah, I. (2022). Elemen budaya sebagai daya tarik wisata desa wisata Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Cakrawala Wisata: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 23(2), 1–15. https://jurnal.uns.ac.id/cakra-wisata/article/view/70115
Aulya, N., Nugroho, A. A., Cahyo, I. D., Roja, M. K. L., & Raharjo, S. B. (2025). Meningkatkan Ekspor Kerajinan Tembaga Dengan Teknologi Digital Di Desa Tumang Kecamatan Cepogo Kab.Boyolali. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(3), 375–385. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i3.9692
Aulya, N., Sahlita, M., Ramadani, J. E., Azzahra, F. K., & Purwanto, H. (2026). Sosialisasi Pengelolaan Aset dan Perawatan Peralatan Pengrajin Tembaga Merapi Karya Cipta di Tumang, Cepogo, Boyolali. Kesejahteraan Bersama, 3(1), 129–137. https://doi.org/10.62383/bersama.v3i1.2816
Berlianty, I., Astanti, Y. D., & Santoso, D. H. (2022). Optimalisasi Produksi dan Penjualan Kerajinan Enceng Gondok Menuju Penguatan Branding Industri Kreatif Ramah Lingkungan. SAFARI Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 33–43. https://doi.org/10.56910/safari.v2i4.162
Choirunnisa, R., & Mudakir, B. (2012). Analisis Pola Klaster dan Orientasi Pasar Studi Kasus Sentra Industri Kerajinan Logam Desa Tumang Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Diponegoro Journal of Economics, 1(1), 268–276. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jme/article/download/353/354
Damayanti, A. A., Sholihah, N. M., Wulandari, S., Herawati, M., & Yuliyanto, M. A. (2026). Analisis Strategi Pemasaran dalam Upaya Meningkatkan Penjualan Produk Kerajinan Tembaga dan Kuningan CV. Logam Jaya Gallery di Desa Tumang. Jurnal Kewirausahaan Cerdas Dan Digital, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.61132/jukerdi.v3i1.1235
Darmojo, K. W. (2018). Keberadaan Kerajinan Logam di Tumang Cepogoboyolali. Brikolase Jurnal Kajian Teori Praktik Dan Wacana Seni Budaya Rupa, 10(1). https://doi.org/10.33153/bri.v10i1.2173
Fadilah, N. S., Pujiani, D., Sarsiti, S., Trisnowati, J., Suryati, S., Praptiestrini, P., Rohwiyati, R., Widiastuti, E., Danarwati, Y. S., & Surendra, A. (2023). PKM: Penyuluhan tentang Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Manusia pada Muda Tama Gallery, Tumang, Boyolali. Adi Widya Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 370–377. https://doi.org/10.33061/awpm.v7i2.9854
Fauzan, A. (2016). Pengembangan Ekonomi Kreatif Lokal Desa Tumang Dengan Pendekatan Komunikasi Visual Untuk Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. http://journal.bakrie.ac.id/index.php/INDOCOMPAC/article/view/1598
Indraswari, I. G. A. A. P., Budiadnyani, N. P., Dewi, P. P. R. A., & Sumantri, I. G. A. N. A. (2025). Pengembangan Usaha Mikro Kerajinan Bokor Berbasis Budaya dan Ekonomi Guna Mendukung Keberlanjutan Ekonomi Lokal Di Desa Bresela. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(3), 297–300. https://doi.org/10.61722/japm.v3i3.5638
Marwa, R., Saragi, D. P., Wicaksono, M. F., Kwan, W., & Santoso, S. (2022). Strategi Pengembangan Rumah Kriya And Handicraft dalam Masa Pandemi di Desa Tumang Boyolali. Jurnal Abdi Masyarakat (JAM), 8(1), 64–64. https://doi.org/10.22441/jam.v8i1.11787
Marwati, F. S., Istiatin, I., H, R. A., & Nur, D. I. (2021). Strategi transformasi digital pada UMKM kerajinan tembaga dan kuningan Tumang dalam menghadapi COVID-19. Fokus Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 17(1), 159–186. https://doi.org/10.34152/fe.17.1.159-186
Marwati, I. S. M. (2022). Sosialisasi Dan Pelatihan Marketing E-Commerce Dan Sistem Informasi Akuntansi Untuk Mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) Kerajinan Logam Di Kecamatan Cepogo Boyolali Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Adi Widya Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 119–130. https://doi.org/10.33061/awpm.v6i2.7773
Novitasari, A. T. (2021). Digital Media Marketing Strategies for MSMEs during the Covid-19 Pandemic. FOCUS, 2(2), 72–80. https://doi.org/10.37010/fcs.v2i2.348
Nugroho, A. D. Y., & Wijaya, A. (2025). Eksistensi sentra kerajinan tembaga desa Tumang: Strategi bertahan dalam dinamika zaman. Journal of Education on Social Science (JESS), 9(3). https://doi.org/10.24036/jess.v9i3.627
Pratama, R. A. M., Arijuddin, B. I., & Ariseno, I. A. (2024). Spatial Analysis of Labor In The Brass Crafts Industry For Study Non-Natural Disaster Mitigation In Cepogo District, Boyolali. IOP Conference Series Earth and Environmental Science, 1314(1), 12078–12078. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1314/1/012078
Purbasari, R., Chandra, W., Rahayu, N., & Maulina, E. (2018). Pemetaan UMKM Industri Kreatif di Wilayah Priangan Timur: Identifikasi Keunggulan Daya Saing Lokal. AdBispreneur, 3(1), 1–1. https://doi.org/10.24198/adbispreneur.v3i1.16083
Purwaningsih, E., Muslikh, M., & Suhaeri, S. (2021). Innovation and supply chain orientation concerns toward job creation law in micro, small, and medium enterprises export-oriented products. Uncertain Supply Chain Management, 10(1), 69–82. https://doi.org/10.5267/j.uscm.2021.10.009
Rois, M. F., & Roisah, Kholis. (2018). Perlindungan Hukum Kekayaan Intelektual Kerajinan Kuningan Tumang. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 20(3), 401–419. https://doi.org/10.24815/kanun.v20i3.11717
Rosyady, A. F., Hamdi, F. L., Rizky, R. A., Harli, K. G. P., Bawedan, A., & Ramadhan, M. A. K. (2022). Digitalisasi UMKM Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis dan Inovasi pada Industri Kreatif. JEECOM Journal of Electrical Engineering and Computer, 4(1), 18–23. https://doi.org/10.33650/jeecom.v4i1.3660
Sari, N. (2018). Pengembangan Ekonomi Kreatif Bidang Kerajinan Tradisional Jambi (Studi kasus: Rengke Suku Anak Dalam). Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 7(2), 138–148. https://doi.org/10.22437/jmk.v7i2.5462
Sudarwanto, A., & Darmojo, K. W. (2018). Pemberdayaan Industri Kriya Logam Di Desa Tumang Cepogo Boyolali. Batoboh, 3(1), 17–17. https://doi.org/10.26887/bt.v3i1.376
Sukaesih, S., Nurislaminingsih, R., & Ganggi, R. I. P. (2022). Pengetahuan Lokal Jawa Pada Koleksi Museum Mangkunegaran. Anuva Jurnal Kajian Budaya Perpustakaan dan Informasi, 6(3), 245–254. https://doi.org/10.14710/anuva.6.3.245-254
Sukirno, I. A. (2025). Perencanaan Kawasan Edu-Wisata Kerajinan Tembaga Berbasis Inovasi Infrastruktur di Desa Tumang, Boyolali. Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research). https://doi.org/10.5281/zenodo.16662925
Sulaiman, A. M., & Setiawan, A. (2021a). Pelatihan Pemanfaatan Situs Web Sebagai Media Promosi Bagi Pengrajin Tembaga di Desa Tumang, Cepogo, Boyolali. Kumawula Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 234–234. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i2.32824
Sulaiman, A. M., & Setiawan, A. (2021b). Pengembangan Desain Web Senitembaga.com sebagai Sarana Promosi Sentra Kerajinan Tembaga Tumang Boyolali. Ars Jurnal Seni Rupa dan Desain, 24(2), 87–98. https://doi.org/10.24821/ars.v24i2.4933
Umiyati, H., Damaianti, I., Ardiansyah, T., Awaludin, D. T., Hardini, R., Ramli, M., Yolanda, O., Asyari, Karyatun, S., Trisnadewi, N. K. A., Kusuma, C. A., Parma, I. P. G., & Sulaiman, S. (2024). Pemasaran Bisnis. Bandung: Penerbit Widina Media Utama. https://repository.penerbitwidina.com/media/publications/579250-pemasaran-bisnis-d615a3a0.pdf
Wasino, & Hartatik, E. S. (2024). Metode Penelitian Sejarah: Dari Riset Hingga Penulisan. Yogyakarta: Magnum Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=bC-IEQAAQBAJ
Wicaksono, A. (2016). POTENSI PENGEMBANGAN INOVASI DESAIN PRODUK KRIYA KUKM INDONESIA DI ERA INDUSTRI KREATIF. CORAK, 5(2). https://doi.org/10.24821/corak.v5i2.2380
Widhyasmaramurti, W., Prasetiyo, A., & Kristianto, D. A. (2022). The Metal Art Industry in Tumang, Cepogo, Boyolali: Preservation and Development Recommendation Policy. Indonesian Journal of Multidisciplinary Science, 1(4), 436–451. https://doi.org/10.55324/ijoms.v1i4.84
Widyaningrum, F. (2013). Implementasi UU Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Klustertembaga Di Desa Tumang Kecamatan Cepogo Oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boyolali. http://eprints.uns.ac.id/20872/
Yusri, N., Asmariati, R., & Mardianto, R. G. (2019). Rencana Pengembangan Sentra Industri Kreatif Sebagai Tujuan Pariwisata (Studi Kasus: Kabupaten Pasaman). JURNAL REKAYASA, 8(2), 161–178. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v8i2.30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Thaariq Maulana, Yohanes Mukti Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories, pre-prints sites or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater dissemination of published work




