Kontribusi Regulasi Emosi Terhadap Perilaku Prososial Siswa SMA Woyla Raya

Authors

  • Khairul Atiah Kasmiyani Universitas Syiah Kuala
  • Martunis Martunis Universitas Syiah Kuala
  • Nurhasanah Nurhasanah Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.21009/INSIGHT.132.10

Keywords:

Perilaku Prososial, Siswa SMAN Woyla Raya, Regulasi Emosi

Abstract

Masa remaja merupakan periode penentuan identitas diri serta tujuan hidup dan pembinaan perilaku prososial untuk dapat menjalani kehidupan dalam masyarakat dengan harmonis. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran regulasi emosi, gambaran perilaku prososial serta kontribusi regulasi emosi terhadap perilaku prososial pada siswa SMAN Woyla Raya.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian desain korelasional. Populasi penelitian diambil dari siswa SMAN 1 Woyla, SMAN 1 Woyla Barat dan SMAN 1 Woyla Timur dengan jumlah populasi 668 adapun sampel 250 siswa diperoleh dengan menggunakan rumus slovin. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 skala psikologi yaitu skala regulasi emosi dan skala perilaku prososial dengan jenis skala likert. Analisis data menggunakan deskriptif, korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini (1) Gambaran regulasi emosi siswa SMAN Woyla sebagian besar siswa memiliki regulasi emosi yang baik, dengan nilai 52% berada pada kategori "Tinggi", yang menunjukkan bahwa kemampuan regulasi emosi yang baik. (2) Gambaran perilaku prososial pada siswa SMAN Woyla sebagian besar siswa menunjukkan tingkat perilaku prososial yang baik. Sebanyak 64,8% siswa berada pada kategori "Tinggi," yang menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka sering melakukan tindakan yang membantu orang lain.  (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial, koefisien korelasi 0,625, yang berarti 62,5% perilaku prososial dapat didukung oleh regulasi emosi. Koefisien determinasi 33,7% perubahan perilaku prososial dipengaruhi oleh regulasi emosi, sementara 41,9% dipengaruhi oleh factor lain.

References

Baron, R.A. dan Byrne, D. (2005). Psikologi sosial. Edisi kesepuluh: jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Dayaksini, T. S., & Hudaniah. (2009). Hubungan Suasana Hati dengan Perilaku Prososial. Jurnal Psikologi, 36(1), 1-12.

Kamil, M,A & Primanita, R,Y. (2024). Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lubuk Basung. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7 (2), 35-40.

Luthfi, IM, & Husni, D. (2020). Keterikatan teman sejawat dengan regulasi emosi pada santri. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 1 (2), 110-118.

Ramadhani, AN, & Arifiana, IY (2023). Perilaku prososial siswa reguler di sekolah inklusi: Bagaimana pentingnya hubungan guru–siswa. INNER: Jurnal Penelitian Psikologi, 2 (4), 616-625.

Susanti, R. A. (2020). Regulasi Emosi Pada Taruna Pelayaran AMC Perguruan Tinggi Kedinasan. (Doctoral dissertation, IAIN Kediri)

Published

2024-12-24