Analisis Perilaku Membolos dan Penanganannya (Studi Kasus Peserta Didik)

Studi Kasus Peserta Didik di SMAN 9 Enrekang

Penulis

  • Syamsyurahmi Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.21009/INSIGHT.142.03

Kata Kunci:

behavior, truancy, cognititive behavior therapy, cognitive reconstruction

Abstrak

Analisis Perilaku Membolos dan Penangannya (Study Kasus Peserta Didik SMA Negeri 9 Enrekang”). Pokok Masalah penelitian ini adalah (1) Bagainman gambaran perilaku membolos?, (2) Faktor apa saja yang menyebebkan perilaku membolos?, (3) Bagaiamana dampak perilaku membolos?, (4) Bagaimana upaya penanganan perilaku membolos?. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumetasi. Hasil penelitian menunjukkan 1). Meninggalkan lokasi sekolah sebelum mata pelajarann usai tanpa sepengatuan guru dan tampa alasan yang jelas, perilaku membolos dilakukan semata-mata karena kurangnya motivasi belajar ditandai dengan rasa mengantuk dan rasa bosan saat belajar. 2). Tidak hadir di sekolah tanpa keterangan ditemukan bahwa pemicu perilaku ini adalah bangun terlambat menybebkan keterlambatan masuk sekolah sehingga siswa sudah tidak ingin masuk sekolah meskipun tetap beraanngkat sekolah meskipun tidak masuk belajar. (3) Dampak membolos dari segi akademik dapat menyebbebkan tidak naik keelas akibat nilai yang rendah, segi sosial yakni mendorong subjek kedalam pertemanan yang lebih negatif seperti melakukan pelanggaran tambahaan yakni merokok di tempat tongkrongan saat mebolos dan bermain game online (4) Upaya penanganan perilaku membolos dengan memberikan konseling menggunakan pendekatan Cognitive Behavior therapy tehnik rekonstruksi cognitive.

Unduhan

File Tambahan

Diterbitkan

2025-12-18