Menemukan Tenang di Tengah Tekanan: Self-Compassion, Gratitude sebagai Pereda Stres Akademik pada Mahasiswa

Penulis

  • Carissa Amanda Zahra Universitas Negeri Semarang
  • Dwi Yuwono Puji Sugiharto Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.21009/INSIGHT.142.07

Kata Kunci:

self-compassion, gratitude, stres akademik

Abstrak

Mahasiswa sering menghadapi tekanan akademik yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan performa akademik. Penelitian ini mengkaji kontribusi self-compassion dan gratitude dalam menurunkan stres akademik melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA. Data diambil dari Google Scholar, PubMed, dan Publish or Perish (2015–2024), dengan 12 artikel terpilih berdasarkan kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa self-compassion mengurangi self-criticism dan meningkatkan regulasi emosi, sementara gratitude memperkuat ketahanan psikologis dan persepsi positif terhadap tekanan akademik. Kedua pendekatan saling melengkapi: self-compassion berfungsi sebagai mekanisme internal, sedangkan gratitude memperluas dukungan eksternal. Namun, efektivitas gratitude dapat bervariasi tergantung tingkat stresor. Kajian ini merekomendasikan integrasi kedua konsep dalam layanan bimbingan dan konseling berbasis kekuatan untuk manajemen stres akademik yang lebih holistik. Temuan ini mendorong pengembangan intervensi terpadu di lingkungan pendidikan guna mendukung kesehatan mental mahasiswa.

Unduhan

File Tambahan

Diterbitkan

2025-12-21