Narasi Reflektif Kesulitan Belajar Mahasiswa BKPI: Studi Kualitatif Berbasis Teori

Authors

  • Emi Hermiza Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau
  • Rafi Bagus Adi Wijaya
  • Nur Handayani Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.21009/INSIGHT.142.10

Keywords:

kesulitan belajar, coping, regulasi diri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) semasa sekolah serta strategi coping yang mereka terapkan dalam menghadapi kesulitan tersebut. Ruang lingkup penelitian meliputi refleksi pengalaman kesulitan belajar di jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK, dengan berbagai jenis hambatan akademik maupun lingkungan belajar. Menggunakan pendekatan kualitatif naratif dengan desain eksploratif-deskriptif, delapan mahasiswa dipilih secara purposive sampling dan diminta merefleksikan pengalaman mereka melalui wawancara mendalam dan analisis tematik naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab kesulitan belajar meliputi faktor internal seperti rasa takut, rendahnya motivasi, ketidaksesuaian gaya belajar, dan stres, serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran monoton, keterbatasan fasilitas, sistem daring saat pandemi, dan kurangnya dukungan lingkungan belajar. Mahasiswa menerapkan berbagai strategi coping, didominasi problem-focused coping dan self-regulated learning, seperti meminta bantuan teman dan guru, memanfaatkan sumber belajar alternatif, serta mengatur jadwal belajar mandiri. Temuan ini menguatkan relevansi teori coping dari Lazarus & Folkman, teori self-regulated learning dari Zimmerman, serta teori mindset dari Dweck.

Additional Files

Published

2025-12-29