Peran Social Exclusion Terhadap Impulsive Buying Pada Mahasiswa

Authors

  • Cicca Kusumawardani Universitas Ahmad Dahlan
  • Rohmatus Naini Universitas Ahmad Dahlan
  • Alif Muarifah Universitas Ahmad Dahlan
  • Ariadi Nugraha Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.21009/INSIGHT.151.10

Keywords:

Impulsive Buying, Social Exclusion, Mahasiswa

Abstract

Kemudahan akses belanja karena dorongan sosial di kalangan mahasiswa mendorong timbulnya impulsive buying, yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kondisi finansial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran social exclusion terhadap impulsive buying   pada mahasiswa di 5 Program Studi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, yaitu Bimbingan dan Konseling, Psikologi, Hukum, Manajemen dan Ilmu Komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Data dikumpulkan dari 371 mahasiswa melalui penyebaran kuesioner dengan rentang usia 18 – 24 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala Impulsive buying Tendency Scale (IBTS) dan skala Social Exclusion Scale for Children (SESC), yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 27. Hasil analisis menunjukan bahwa social exclusion berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying (β = 0.270; p < 0.01). Model penelitian dinyatakan signifikan (F = 29.005; p < 0.01) dengan kemampuan menjelaskan variansi impulsive buying   sebesar 7.3%. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan tingkat social exclusion yang dirasakan mahasiswa berkaitan dengan semakin besarnya kecenderungan mahasiswa untuk melakukan impulsive buying, yang berfungsi sebagai mekanisme regulasi emosi sekaligus upaya memperoleh validasi sosial. Hasil penelitian ini dijadikan dasar pengembangan layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi berupa layanan preventif maupun responsif yang relevan pada pengembangan bidang pribadi dan sosial mahasiswa baik bersifat individual, kelompok maupun klasikal.

Published

2026-06-30