Evaluasi Program Field Study Mahasiswa Magister MPI di Kementerian Agama Melalui Pendekatan Responsive Evaluation

Authors

  • Muhammad Apip Hasan hasan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Eka Maftuhatil Riskiyah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Suwadi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/jep.v16i1.55966

Keywords:

Evaluasi Responsif, Field Study, Magister MPI, Kementerian Agama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program field study mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di Kementerian Agama dengan menggunakan pendekatan Responsive Evaluation dari Robert E. Stake. Pendekatan ini menekankan pada respons dan pengalaman para pemangku kepentingan dalam proses pelaksanaan program. Melalui tiga fase evaluative antecedents, transactions, dan outcomes penelitian ini mengkaji kesiapan, pelaksanaan, dan hasil program secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program ini memberikan pengalaman nyata terkait birokrasi pendidikan, terdapat ketidaksesuaian antara pedoman pelaksanaan yang bersifat umum dengan kebutuhan spesifik prodi MPI. Selain itu, keterlibatan mahasiswa di lapangan cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya mendukung capaian pembelajaran manajerial. Peran dosen pembimbing terbukti signifikan dalam mendorong refleksi kritis mahasiswa, namun belum terintegrasi secara sistematis dalam penilaian program. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan pedoman khusus per prodi, penugasan berbasis proyek strategis, serta penguatan mekanisme refleksi dan evaluasi kolaboratif. Dengan demikian, field study dapat menjadi instrumen pembelajaran kontekstual yang efektif dan transformatif bagi pengembangan kompetensi manajemen pendidikan Islam.

Downloads

Published

2025-07-09

How to Cite

hasan, M. A. H., Riskiyah, E. M., & Suwadi, S. (2025). Evaluasi Program Field Study Mahasiswa Magister MPI di Kementerian Agama Melalui Pendekatan Responsive Evaluation. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 16(1), 20–30. https://doi.org/10.21009/jep.v16i1.55966