The Effectiveness of Physics Learning Using Experimental and Lecture Methods on the Learning Interest of Physics Education Students at Universitas Negeri Jakarta, Class of 2022-2024

Authors

  • Nida Eka Safitri Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/joc.11.02

Keywords:

Lecture Method, Experimental Method, Learning Interest

Abstract

Learning is greatly influenced by the selection and use of appropriate learning methods and in accordance with the teaching material to be delivered. Students can achieve optimal learning outcomes if the teacher is right in using learning methods, for that a teacher must know, learn several teaching methods, and practice them. Misconceptions that arise and the difficulty of understanding physics concepts are often caused by theories that are delivered without being followed by practice or experiments. As a result, students' motivation and interest in learning are not stimulated because sometimes students themselves do not understand what they are learning. The purpose of this study was to determine the comparison of physics learning methods that are more interesting for Physics Education Students at the State University of Jakarta. The method used in this study was Quantitative, using a sample of 60 respondents from Physics Education Students Class of 2022-2024. The data analysis technique used was Multiple Linear Regression. The results of the study showed that the significance value obtained from the study was 0.000 <0.05. T count X1 6.206 > T table 0.2542 with regression coefficient X1 = 0.415 and T count X2 2.043 > T table 0.2542 with regression coefficient X2 = 0.169. From the data obtained, it can be concluded that the Experimental Method has more influence on Learning Interest.

 

Abstrak

Pembelajaran sangat dipengaruhi oleh pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi pengajaran yang akan disampaikan. Siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal jika guru tepat dalam menggunakan metode pembelajaran, untuk itu guru harus mengetahui, mempelajari beberapa metode pengajaran, dan mempraktikkannya. Kesalahpahaman yang muncul dan kesulitan memahami konsep fisika seringkali disebabkan oleh teori yang disampaikan tanpa diikuti dengan praktik atau eksperimen. Akibatnya, motivasi dan minat belajar siswa tidak terstimulasi karena terkadang siswa sendiri tidak memahami apa yang mereka pelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan metode pembelajaran fisika yang lebih menarik bagi mahasiswa Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif, menggunakan sampel 60 responden dari mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2022-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh dari penelitian adalah 0,000 <0,05. T hitung X1 6,206 > T tabel 0,2542 dengan koefisien regresi X1 = 0,415 dan T hitung X2 2,043 > T tabel 0,2542 dengan koefisien regresi X2 = 0,169. Dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa Metode Eksperimental lebih berpengaruh terhadap Minat Belajar.

References

Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2020). Pengaruh pembelajaran berbasis eksperimen terhadap minat dan hasil belajar IPA. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(1), 1–11.

Aguss, R. M. (2021). Analisis Perkembangan Motorik Halus Usia 5-6 Tahun Pada Era New Normal. Sport Science and Education Journal, 2(1), 21-26. 10.33365/ssej.v2i1.998

Arini, R., dkk. (2021). Pengaruh metode eksperimen terhadap minat dan pemahaman konsep fisika. Jurnal Pendidikan Sains, 10(2), 89–97.

Deslauriers, L., McCarty, L. S., Miller, K., Callaghan, K., & Kestin, G. (2019). Measuring actual learning versus feeling of learning in response to active engagement. Proceedings of the National Academy of Sciences, 116(39), 19251–19257.

https://doi.org/10.1073/pnas.1821936116

Dewi, S. K., & Sudaryanto, A. (2020). Validitas dan Reliabilitas Kusioner Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah. SEMNASKEP

Freeman, S., Eddy, S. L., McDonough, M., Smith, M. K., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410–8415.

https://doi.org/10.1073/pnas.1319030111

Freeman, S., Eddy, S. L., & Wenderoth, M. P. (2020). Evidence-based teaching in STEM: Updated review of active learning outcomes. Science Education, 104(5), 993–1012.

Nugraha, A. (2019). Project-based learning untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 7(2), 150–160.

Sulistiyono, D. (2019). Analisis miskonsepsi pembelajaran fisika dan strategi remediasi. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 15(1), 55–63.

Sulistiyono, S., Mundilarto, M., & Kuswanto, H. (2019). Keefektifan Pembelajaran Fisika Dengan Kerja Laboratorium Ditinjau Dariketercapaian Pemahaman Konsep, Sikap Disiplin, Dan Tanggung Jawab Siswa SMA. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 6(1), 1-8.

Veloo, A., Nor, R., & Khalid, R. (2020). Active learning strategies and their impact on science learning motivation. Journal of Baltic Science Education, 19(3), 389–403.

Widodo, A., & Suhandi, A. (2021). Implementasi eksperimen berbasis inkuiri untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 17(3), 120–131.

Wieman, C. (2020). Improving how universities teach science. Physics Today, 73(7), 50–56.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RnD. Bandung: PT Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-10-26