Uji Psikometrik Inventori Fear Of Missing Out (On-Fomo) Versi Bahasa Indonesia Berdasarkan Model Rasch

Authors

  • Muhammad Khatami Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, 10320, Indonesia
  • Muhammad Nauval Nawwaf Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, 10320, Indonesia
  • Devie Yundianto Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, 10320, Indonesia
  • Lussy Dwiutami Wahyuni Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi,Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, 13220, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/JPPP.152.09

Keywords:

Fear of missing out, FOMO, Rasch Modeling, Properti Psikometri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi karakteristik psikometrik Online Fear of Missing Out (ON-FOMO) versi Indonesia yang dikembangkan oleh Sette et al. dan di dengan Rasch Rating Scale Model yang terpisah sesuai empat dimensi instrumen: need to belong, need for popularity, anxiety, dan addiction. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik non-probability sampling pada 529 responden milenial berusia 18–34 tahun yang aktif menggunakan Instagram atau Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Item NFP4 dieliminasi karena pada analisis awal menunjukkan ketidaksesuaian butir yang kuat (infit MNSQ = 1,97; outfit MNSQ = 2,16) dan point-measure correlation yang rendah (,16). Instrumen akhir terdiri atas 19 item. Pada seluruh subskala, item yang dipertahankan memiliki infit MNSQ 0,72–1,38, outfit MNSQ 0,73–1,37, dan point-measure correlation positif (0,54–0,83). Proporsi varians yang dijelaskan oleh ukuran Rasch pada masing-masing dimensi berkisar 51,3%–58,8%, sedangkan eigenvalue kontras residual pertama berkisar 1,5–1,7. Reliabilitas person berkisar 0,63–0,81 dan reliabilitas item 0,98–0,99. Ambang kategori respons tersusun secara berurutan pada empat opsi jawaban. DIF berdasarkan jenis kelamin tidak terdeteksi pada dimensi need to belong dan need for popularity setelah NFP4 dikeluarkan. Temuan ini mendukung penggunaan ON-FOMO versi Indonesia secara terpisah per dimensi, dengan kehati-hatian dalam menafsirkan ketelitian skor person dan invariansi berdasarkan jenis kelamin.

Author Biographies

Muhammad Nauval Nawwaf, Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, 10320, Indonesia

Muhammad Nauval Nawwaf adalah lulusan (alumni) dari Program Studi Psikologi, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Saat ini aktif dalam pengembangan riset di bidang psikometri dan pengukuran psikologi.

Devie Yundianto, Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta, 10320, Indonesia

Devie Yundianto adalah dosen tetap di Program Studi Psikologi, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), dengan fokus pada bidang riset psikologi dan pengembangan keilmuan terkait.

Lussy Dwiutami Wahyuni, Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi,Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, 13220, Indonesia

Lussy Dwiutami Wahyuni adalah dosen tetap di Program Studi Psikologi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang aktif dalam bidang pengajaran dan riset psikologi.

 

References

Andrich, D. (2011). Rating scales and Rasch measurement. Expert review of pharmacoeconomics & outcomes research, 11(5), 571–585.

Andrich, D., & Kreiner, S. (2010). Quantifying response dependence between two dichotomous items using the Rasch model. Applied Psychological Measurement, 34(3), 181–192.

Aulia, A. (2019, Agustus 30). Akibat Media Sosial, Suami Tega Bunuh Istri di Kebon Jeruk. KOMPAS.com. Diambil 21 Juli 2024, dari https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/30/19125781/akibat-media- sosial- suami-tega-bunuh-istri-di-kebon-jeruk

Beaton, D. E., Bombardier, C., Guillemin, F., & Ferraz, M. B. (2000). Guidelines for the process of cross-cultural adaptation of self-report measures. Spine, 25(24), 3186-3191.

Best, P., Manktelow, R., & Taylor, B. (2014). Online communication, social media and adolescent wellbeing: A systematic narrative review. Children and Youth Services Review, 41, 27–36. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2014.03.001

Bond, T. G., & Fox, C. M. (2013). Applying the Rasch model: Fundamental measurement in the human sciences. Psychology Press.

Boone, W. J., Staver, J. R., Yale, M. S., Boone, W. J., Staver, J. R., & Yale, M. S. (2014). Person reliability, item reliability, and more. Rasch analysis in the human sciences, 217–234.

Cherenson (2017). Survey: Snapchat, Instagram, Facebook in dead heat for student use. Diambil 21 Juli 2024, dari https://www.prnewswire.com/news-releases/survey-snapchat-instagram-facebook-in-dead-heat-for- student-use-300439478.html

DeMars, C. (2010). Item response theory. Oxford University Press.

Kurniawan (2019). Fenomena Viral di Media Sosial, Pengamat Sebut 68 % Millennial Indonesia Terjangkit FOMO. Tribunnews.com. Diambil 21 Juli 2024, dari https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/24/fenomena-viral-di-media-sosial- pengamat-sebut-68- millennial-indonesia-terjangkit-fomo

Kurniawan, R., & Utami, R. H. (2022). Validation of online fear of missing out (ON-FoMO) scale in Indonesian version. Jurnal Neo Konseling, 4(3), 1-10.

Marsela, M. (2015). Separuh Remaja Australia Menderita “Penyakit Media Sosial.” Teknologi. Diambil 21 Juli 2024, dari https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20151110090125-185-90598/separuh remaja- australia-menderita-penyakit-media-sosial

Milyavskaya, M., Saffran, M., Hope, N., & Koestner, R. (2018). Fear of missing out: Prevalence, dynamics, and consequences of experiencing FOMO. Motivation and emotion, 42(5), 725–737.

Misbach, I. H., & Sumintono, B. (2014). Pengembangan dan validasi instrumen “persepsi siswa tehadap karakter moral guru” di Indonesia dengan model Rasch.

Oberst, U., Wegmann, E., Stodt, B., Brand, M., & Chamarro, A. (2017). Negative consequences from heavy social networking in adolescents: The mediating role of fear of missing out. Journal of adolescence, 55, 51–60.

O’Keeffe, G. S., & Clarke-Pearson, K. (2011). The impact of social media on children, adolescents, and families. Pediatrics, 127(4), 800–804.

Panggabean, A. D. (t.t.). Ini Data Statistik Penggunaan Media Sosial Masyarakat Indonesia Tahun 2024. Rri.Co.Id - Portal Berita Terpercaya. Diambil 21 Juli 2024, dari https://www.rri.co.id/iptek/721570/ini- data-statistik-penggunaan-media-sosial-masyarakat-indonesia-tahun-2024

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in human behavior, 29(4), 1841–1848.

Reer, F., Tang, W. Y., & Quandt, T. (2019). Psychosocial well-being and social media engagement: The mediating roles of social comparison orientation and fear of missing out. New Media & Society, 21(7), 1486–1505.

Schumacker, R. E., & Smith Jr, E. V. (2007). A Rasch perspective. Educational and psychological measurement, 67(3), 394–409.

Sette, C. P., Lima, N. R., Queluz, F. N., Ferrari, B. L., & Hauck, N. (2020). The online fear of missing out inventory (ON-FoMO): Development and validation of a new tool. Journal of Technology in Behavioral Science, 5, 20–29.

Smiley, J. (2015). Classical test theory or Rasch: A personal account from a novice user. Shiken, 19(1), 16–29.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi pemodelan rasch pada assessment pendidikan. Trim komunikata.

Downloads

Published

2026-10-30