Rekonstruksi Pengukuran Kesiapan Sekolah di Indonesia: Studi Validitas Konstruk Tes Rekomendasi Kesiapan Sekolah Dasar Indonesia TRKSDI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.21009/JPPP.152.04

Keywords:

kesiapan sekolah, validitas konstruk, confirmatory factor analysis, asesmen perkembangan, pengukuran psikologis

Abstract

Kesiapan sekolah merupakan indikator penting dalam memastikan transisi anak menuju pendidikan dasar berlangsung optimal. Namun, praktik asesmen kesiapan sekolah di Indonesia masih terbatas pada instrumen yang belum sepenuhnya didukung oleh bukti validitas struktur internal yang kuat serta belum sepenuhnya selaras dengan konteks perkembangan anak Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk Tes Rekomendasi Kesiapan Sekolah Dasar Indonesia (TRKSDI) sebagai instrumen asesmen kesiapan sekolah berbasis kematangan perkembangan. Sebanyak 300 anak usia 5–7 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Struktur laten diuji menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) dan dikonfirmasi melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan estimasi Maximum Likelihood. Hasil EFA mengidentifikasi empat faktor yang merepresentasikan dimensi kesiapan sekolah. Model empat faktor menunjukkan kecocokan yang sangat baik (χ² p ≥ 0,05; GFI ≥ 0,90; RMSEA ≤ 0,08; RMSR ≤ 0,05; CFI dan NNFI ≥ 0,90), dengan seluruh muatan terstandar signifikan (p < 0,001; loading 0,533–0,754). Konsistensi internal berada pada kategori memadai (McDonald’s ω = 0,688). Temuan ini memberikan bukti validitas konstruk berbasis struktur internal dan memperkuat posisi TRKSDI sebagai instrumen asesmen kesiapan sekolah yang multidimensional, kontekstual, dan relevan dengan kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam mendukung implementasi pemeriksaan kesiapan psikis anak sebelum memasuki sekolah dasar. Secara konseptual dan metodologis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan asesmen pendidikan perkembangan yang lebih sistematis dan berbasis bukti di Indonesia.

Downloads

Published

2026-10-22