Mempertahankan Identitas Nasional di Era Digital: Peran Generasi Muda dan Sinergi Keluarga, Sekolah, serta Negara
DOI:
https://doi.org/10.21009/parameter.381.03Keywords:
national identity, youth, social media, digital era, family-school-state synergyAbstract
National identity is a fundamental basis of a nation’s character, cohesion, and continuity, yet digital globalization exposes young people to competing cultural influences and identity pressures. This study examines the role of young people in maintaining national identity in the digital era and analyzes how family, school, and the state contribute through synergistic value internalization. The study uses a qualitative-descriptive approach with a narrative literature review. Fifty scholarly sources, mainly published in 2020–2025, were purposively selected through Google Scholar based on thematic relevance and source credibility. The literature was analyzed inductively through thematic content analysis and cross-checked using source triangulation. The synthesis identified six themes: digital rearticulation of identity, cultural globalization and identity risk, young people’s active use of digital media, family-school-state synergy, a multiperspective theoretical framework, and structural challenges. The findings indicate that young people can act as active agents of identity maintenance when digital participation is critical, productive, and supported by contextual civic and character education. Family provides value foundations, school develops them through learning and school culture, and the state provides enabling policy frameworks. The findings imply that national identity maintenance requires integrated digital literacy, civic and character education, contextual cultural learning, and sustained collaboration among families, schools, and the state. These implications call for education and policy practices that position young people as active participants in interpreting, preserving, and communicating national values within evolving digital environments.
Abstrak
Identitas nasional merupakan landasan fundamental bagi karakter, kohesi, dan keberlangsungan suatu bangsa. Namun, globalisasi digital menghadapkan generasi muda pada berbagai pengaruh budaya dan tekanan identitas yang saling bersaing. Penelitian ini mengkaji peran generasi muda dalam mempertahankan identitas nasional di era digital serta menganalisis kontribusi keluarga, sekolah, dan negara melalui sinergi internalisasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode tinjauan pustaka naratif. Sebanyak 50 sumber ilmiah, yang sebagian besar diterbitkan pada tahun 2020–2025, dipilih secara purposif melalui Google Scholar berdasarkan relevansi tematik dan kredibilitas sumber. Literatur dianalisis secara induktif melalui analisis isi tematik dan diperiksa silang menggunakan triangulasi sumber. Hasil sintesis mengidentifikasi enam tema, yaitu reartikulasi identitas dalam ruang digital, globalisasi budaya dan risiko identitas, penggunaan aktif media digital oleh generasi muda, sinergi keluarga-sekolah-negara, kerangka teoretis multiperspektif, dan tantangan struktural. Temuan menunjukkan bahwa generasi muda dapat berperan sebagai agen aktif dalam mempertahankan identitas nasional ketika partisipasi digital dilakukan secara kritis dan produktif serta didukung oleh pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan karakter yang kontekstual. Keluarga memberikan landasan nilai, sekolah mengembangkannya melalui pembelajaran dan budaya sekolah, sedangkan negara menyediakan kerangka kebijakan yang mendukung. Temuan ini menunjukkan bahwa pemeliharaan identitas nasional memerlukan integrasi literasi digital, pendidikan kewarganegaraan dan karakter, pembelajaran budaya yang kontekstual, serta kolaborasi berkelanjutan antara keluarga, sekolah, dan negara. Implikasi tersebut menuntut praktik pendidikan dan kebijakan yang menempatkan generasi muda sebagai peserta aktif dalam menafsirkan, melestarikan, dan mengomunikasikan nilai-nilai nasional dalam lingkungan digital yang terus berkembang.
References
Agus, E., & Zulfahmi, Z. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap nilai nasionalisme generasi muda. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 2(1), 26–33. https://doi.org/10.55357/is.v2i1.75
Alam, L., & Syukur, M. (2025). Ilmu sebagai konstruksi sosial: Perspektif filsafat ilmu dan sosiologi ilmu. Journal on Education, 7(2), 8684–8690. https://doi.org/10.31004/joe.v7i2.7736
Amalia, A. R., Aqida, A., & Aidah, S. (2025). Kewarganegaraan digital sebagai upaya persiapan menghadapi tantangan perkembangan teknologi. Indonesian Character Journal, 2(1), 15–33. https://doi.org/10.21512/icj.v2i1.12262
Amalia, R., Shifa, L. N., & Fadilah, A. A. (2025). Pengaruh globalisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. TSAQOFAH, 5(1), 675–684. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i1.4577
Ardiansyah, R., & Syamhuri, M. (2025). Impact of social media on the cultural identity of the young generation in the society 5.0 era. Journal of Social Studies Education, 1(2), 76–83. https://doi.org/10.71094/josse.v1i2.228
Arfina, S. K., Meidi, S. N. H., Sari, W., Wahyuni, Y., & Nugraha, R. G. (2022). Pengaruh masuknya budaya asing terhadap nilai-nilai Pancasila pada era milenial. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 2150–2152. https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2945
Ayuningtyas, F., Sakti, M., & Nidatya, N. (2025). Peningkatan kesadaran literasi digital bagi remaja melalui program edukasi interaktif. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(1), 201–212. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4442
Barni, D., Zagrean, I., Russo, C., & Danioni, F. (2024). Intergenerational transmission of values: From parent–child value similarity to parent–child value continuity. Journal of Family Issues, 45(4), 974–991. https://doi.org/10.1177/0192513X231163939
Dewantara, J. A., Sulistyarini, Afandi, Warneri, Efiani, Yumiantika, & Juliansyah, N. (2023). Identitas nasional: Kontribusi program P5 dalam kurikulum baru guna membangun rasa nasionalisme di SMP Negeri 16 Pontianak. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 1–18. https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.4579
Fadhilah, R. A. Z., & Dewi, D. A. (2021). Pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter nasionalisme generasi muda (Pemuda pemudi Ujungberung). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(2), 159–169. https://doi.org/10.31571/pkn.v5i2.2588
Hartono, R., Suastra, I. W., & Lasmawan, I. W. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam melestarikan budaya nusantara. EDUKASIA Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 823–828. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.356
Hidayat, N. (2025). Narasi kebangsaan di era media sosial: Relevansi Pancasila dalam ekosistem digital. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(1), 105–118. https://doi.org/10.36456/p.v5i1.10183
Irayanti, I., Yasin, U., Afrilistiani, M., & Indraswari, R. N. (2022). Peran keluarga dalam menumbuhkan jiwa nasonalisme generasi muda. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(1), 21–25. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v12i01.12212
Istiqomah, L., & Haryanto, E. (2023). Implementasi profil pelajar Pancasila pada konsep Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas, 8(2), 85–94. https://doi.org/10.22437/jptd.v8i2.26149
Kamajaya, I. G. (2025). Pemikiran Soekarno tentang nasionalisme dan multikulturalisme di era revolusi industri 4.0: Membangun identitas nasional dalam arus globalisasi. Jurnal Sangkala, 4(1), 31–40. https://doi.org/10.62734/js.v4i1.583
Kinasih, S., & Rusmawan, R. (2024). Analisis implementasi profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(4), 2849–2858. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i4.7902
Kurniawaty, J. B., & Widayatmo, S. (2024). Nasionalisme di era digital: Tantangan dan peluang bagi generasi Z Indonesia. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 3(2), 42–50. https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v3i2.3039
Lubis, H. F. A., & Putri, S. M. (2024). Peran budaya populer dalam memperkuat identitas nasional Indonesia di era globalisasi. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 9(4), 331–337. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i4.4651
Mahendra, S. (2025). Peran media sosial terhadap pembentukan identitas nasional mahasiswa di era digital. LANCAH: Jurnal Inovasi Dan Tren, 3(1), 13–16. https://doi.org/10.35870/ljit.v3i1.3464
Manalu, Y. E. T., & Najicha, F. U. (2022). Analisis jiwa kewarganegaraan generasi muda Indonesia di era digital serta dampaknya bagi bangsa dan negara. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 14(2), 192–197. https://doi.org/10.37304/jpips.v14i2.7713
Manurung, K. (2022). Mencermati penggunaan metode kualitatif di lingkungan sekolah tinggi teologi. FILADELFIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1), 285–300. https://doi.org/10.55772/filadelfia.v3i1.48
Maulani, C., Firdaus, M. D. A., Akbarkusumah, M. F., Rachail, M. S., Septiani, S., Zafira, Z. S., & Furnamasari, Y. F. (2024). Kecerdasan saja tidak cukup: Pentingnya membangun jiwa nasionalisme pada generasi muda di era globalisasi dengan pendidikan Pancasila. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3101–3110. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1244
Maya, M. D., Veronika, A., Hadi, R. T., Thesalonika, R., D.a, S. R., Siregar, A., Daulay, S. A., & Rif’an, M. (2024). Analisis dampak media digital terhadap persepsi identitas nasional di kalangan remaja. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 2(4), 200–209. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i4.4328
Melisa, M. (2025). Pengaruh budaya asing terhadap pembentukan identitas nasional: Studi kasus mahasiswa umrah di Tanjung Pinang. Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(1), 154–163. https://doi.org/10.59841/intellektika.v3i1.2051
Mery, M., Martono, M., Halidjah, S., & Hartoyo, A. (2022). Sinergi peserta didik dalam proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Jurnal Basicedu, 6(5), 7840–7849. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3617
Muhtar, M. K., Ariska, F., Firdaus, T. B., & Sartini, S. (2025). Globalisasi dan rekonstruksi identitas: Telaah filosofis restorasi Meiji untuk revitalisasi budaya Indonesia. KIRYOKU, 9(1), 210–227. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v9i1.210-227
Nurhasanah, Y., Pahdulrahman, I., Sari, F. R. I., Darma, H. D., Plani, H. T., Dayu, N. I., & Hudi, I. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk identitas nasional di era globalisasi generasi Z. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(3), 256–262. https://doi.org/10.69693/ijim.v2i3.182
Nurlatifah, J. S., Ubaidiah, L., Patmawati, P., Sahbani, S., & Nugraha, R. G. (2022). Pengaruh media sosial “Tiktok” terhadap nilai-nilai Pancasila di era digital. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 2116–2121. https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2937
Parwitasari, T. A. (2022). Peran keluarga dalam menumbuhkan ketahanan dan keamanan Bangsa. Jurnal Kewarganegaraan, 9(2), 6230–6239. https://doi.org/10.31316/jk.v6i3.4127
Perlita, L. L. R. A., & Munawaroh, M. (2025). The influence of digital identity on Indonesia’s young generation on Awkarin’s Instagram post. Procedia of Social Sciences and Humanities, 8, 225–232. https://doi.org/10.21070/pssh.v8i.741
Pradipta, M. A., Wafi, A., Marita, M., Luthfiah, R., Ikhsan, F., & Syafaat, P. R. (2024). Cinta tanah air pada era digital: Peran generasi Z dalam mempertahankan identitas nasional. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(4), 109–118. https://doi.org/10.58192/populer.v3i4.2787
Pramudita, O. (2024). Dampak globalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme di era digital. Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora, 4(1), 19–24. https://doi.org/10.56393/antropocene.v4i1.2440
Putri, B. T., Ayu, C. S., Ginting, M. A. B., Saidah, S., & Nasution, S. (2025). Budaya dan bahasa: Refleksi dinamis identitas masyarakat. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 20–32. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1321
Qian, W. (2024). Exploring the impact of parenting styles on children’s academic and mental health. Journal of Ecohumanism, 3(7), 5067–5073. https://doi.org/10.62754/joe.v3i7.4615
Radeisyah, A. D., Nirmala, N., Putri, B. A. E., & Nurhasanah. (2024). Identitas nasional sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa di tengah tantangan multikulturalisme Indonesia. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 2(1), 82–95. https://doi.org/10.61787/3jjr9862
Rahim, A. W. A. (2024). Dominasi budaya populer: Penguatan nilai-nilai budaya melalui pemanfaatan media sosial. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(4), 2364–2380. https://doi.org/10.35931/aq.v18i4.3530
Rizky, W. A., Tsaqila, D. Q., & Nelwati, S. (2024). Civic education as strategies to strengthen the national identity of Indonesian students. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 2(1), 29–37. https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2024.2.69
Saadah, M., Prasetiyo, Y. C., & Rahmayati, G. T. (2022). Strategi dalam menjaga keabsahan data pada penelitian kualitatif. Al-’Adad: Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 54–64. https://doi.org/10.24260/add.v1i2.1113
Sakdiyah, S., Widna, W., & Nelwati, S. (2024). Krisis identitas nasional sebagai tantangan generasi muda di era globalisasi. Perspektif : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 2(2), 275–285. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i2.1358
Santika, S., Nurjanah, I., Nurhasanah, P., Wibusana, R. S., & Nugraha, R. G. (2022). Urgensi nilai Pancasila terhadap pembentukan karakter pelajar sebagai upaya pencegahan degradasi moral di era globalisasi. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 2134–2140. https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2940
Santoso, D. H. (2021). New media and nationalism in Indonesia: An analysis of discursive nationalism in online news and social media after the 2019 Indonesian presidential election. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 37(2). https://doi.org/10.17576/JKMJC-2021-3702-18
Sarjito, A. (2024). Hoaks, disinformasi, dan ketahanan nasional: Ancaman teknologi informasi dalam masyarakat digital Indonesia. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 175–186. https://doi.org/10.47650/jglp.v6i2.1547
Srihadi, S., Satyarini, M. D., & Muryati, S. (2024). Pendidikan karakter dalam keluarga untuk mempertahankan identitas bangsa. Manggali, 4(1), 136–148. https://doi.org/10.31331/manggali.v4i1.3131
Subagja, B., Sariyatun, & Ardiyanto, D. T. (2024). Menyegarkan sejarah: Bahan ajar digital sejarah maritim untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme siswa di SMA kawasan pesisir. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 4, 98–109. https://doi.org/10.52188/psnpm.v4i-.930
Utami, I. R., & Yumitro, G. (2023). Strategi pemerintah Indonesia dalam mengatasi pengaruh ideologi transnasional radikal di media sosial. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 6(1), 27–38. https://doi.org/10.32699/resolusi.v6i1.3956
Wafi, H., & Wailanduw, A. G. (2025). Evaluasi implementasi PjBL sesuai profil pelajar Pancasila di SMK Krian 2 Sidoarjo. Journal of Vocational and Technical Education (JVTE), 7(1), 16–25. https://doi.org/10.26740/jvte.v7n1.p16-25
Wardani, H. K., Sujarwo, S., Rakhmawati, Y., & Cahyandaru, P. (2023). Analysis of the impact of the Merdeka Curriculum policy on stakeholders at primary school. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 11(2), 513–530. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v11i2.801
Yunita, S., Simanjorang, A. N. B., Barus, E. B., Sebayang, M. J. P., & Banurea, R. K. (2024). Kontribusi pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk identitas nasional pada generasi muda. Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(2), 1010–1015. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2470
Zalli, E. (2024). Globalization and education: Exploring the exchange of ideas, values, and traditions in promoting cultural understanding and global citizenship. Interdisciplinary Journal of Research and Development, 11(1 S1), 55. https://doi.org/10.56345/ijrdv11n1s109
Zarinah, Z., Asyifa, R., & Nelwati, S. (2024). Urgensi penguatan identitas nasional dalam menghadapi society 5.0 di era globalisasi. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 4(3), 274–284. https://doi.org/10.56910/pustaka.v4i3.1539
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kusman Rukmana*, Muhamad Reza Mandala, Kaila Chandra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.