DUALISME KEKUASAAN DAN POLITISASI SEPAKBOLA: KRISIS LEGITIMASI FEDERASI SEPAKBOLA INDONESIA (2010-2013)

Authors

  • Muhammad Fathurrohman UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Keywords:

Dualisme PSSI , Legitimasi, Politisasi sepak bola

Abstract

Penelitian ini membahas konflik dualisme dalam federasi sepak bola Indonesia dengan menempatkannya sebagai gejala krisis legitimasi organisasi, terutama pada rentang Oktober 2010–2013. Fokus kajian diarahkan pada dua pertanyaan: (1) mengapa konflik federasi mencerminkan krisis legitimasi dalam organisasi olahraga nasional dan (2) bagaimana narasi “keabsahan” PSSI diproduksi serta diperebutkan oleh aktor-aktor berbeda. Kerangka analisis mengacu pada teori legitimasi Max Weber—legal-rasional, tradisional, dan karismatik—untuk membaca kontestasi otoritas, kepatuhan, serta penerimaan sosial terhadap kepemimpinan federasi. Metode penelitian menggunakan metode sejarah deskriptif-naratif dengan tahapan penelitian mengikuti Kuntowijoyo (pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi) dan memanfaatkan sumber primer (khususnya surat kabar) serta sumber sekunder (buku dan artikel ilmiah). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dualisme PSSI tidak semata berupa “dua kepengurusan” atau “dua liga”, melainkan fragmentasi otoritas yang diperuncing oleh sengketa prosedural, klaim legalitas yang saling menegasikan, serta relasi kuasa yang memicu polarisasi kepatuhan stakeholder. Proses mediasi Kuala Lumpur pada 7 Juni 2012 melahirkan kerangka penyatuan melalui MoU, namun implementasinya tetap menyisakan friksi hingga kongres penyatuan pada 2013. Kajian ini menawarkan kontribusi bagi Pendidikan Sejarah melalui pemanfaatan kasus dualisme PSSI sebagai bahan ajar sejarah kontemporer yang menekankan literasi sumber, analisis relasi kuasa, dan pembelajaran kewargaan kritis.

Downloads

Published

14-08-2026