MENGAJARKAN NILAI-NILAI KARAKTER TENTANG PERSAHABATAN SEBAYA KEPADA ANAK USIA 12-14 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN KOMIK STRIP
DOI:
https://doi.org/10.21009/qualia.32.07Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, persahabatan, Komik stripAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memahami lingkungan pergaulan di sekitar anak yang dapat mempengaruhi kepribadian pada usia 12-14 tahun melalui pesan moral yang terkandung dalam karya penciptaan komik strip. Memperkenalkan nilai pendidikan karakter dalam pergaulan sehari-hari melalui komik dengan teknik digital drawing. Karya yang dibuat ke dalam buku bacaan berupa komik strip dimana terdapat kisah yang dikemas sesuai dengan poin pendidikan yang mudah dipahami dan dilakukan oleh anak usia 12-14 tahun. Komik ini terdiri dari model panel tiga strip yang dibuat dengan visualisasi ilustrasi dengan menggunakan gaya pribadi sebagai ciri khas perupa. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Research-led practice dengan pengumpulan data dahulu sebelum proses praktik penciptaan karya seni rupa dilaksanakan. Melalui instrumen pengumpulan jenis data observasi, studi pustaka (studi pendahuluan), wawancara narasumber ahli (hasil magang), dan hasil eksplorasi karya. Hingga capaian akhir hasil penciptaan karya diimplementasikan kepada masyarakat, bersamaan dengan pengumpulan data pendapat pengguna (wawancara). Karya dari penelitian ini memiliki output berupa buku komik yang dirancang sebagai media alternatif untuk mendukung pembelajaran pendidikan karakter yang dapat dimanfaatkan di dalam maupun di luar sekolah.
Referensi
Agustriyana, N.A. (2017). Fully Human Being Pada Remaja Sebagai Pencapaian Perkembangan Identitas.
Aulia, N. (2019) Pengembangan Media Komik Strip Berbasis Multikultural untuk8 Meningkatkan Karakter Peduli Sosial dan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa.
Bonnef, M. (1998). Komik Indonesia.
Debra J. DeWitte, Ralph M. Larmann, M. Kathryn Shields. (2018) Gateways to Art: Understanding the Visual Arts. Thames & Hudson.
Kemensos (2022) Upaya Mencegah Kenakalan Remaja Di Jakarta-https://epaper.mediaindonesia.com/detail/upaya-mencegah-kenakalan-remaja-di-jakarta
McCloud, Scott. (1993), Understanding Comics atau Memahami Komik, terjemahan S. Kinanti. (2002), KPG, Jakarta.
Maharsi, I (2011 ), Komik Dunia Keeatif Tanpa Batas, KataBuku, Yogyakarta.
Migotuwio, N. (2020) Desain Grafis: Kemarin, Kini, dan Nanti. Alinea Media Dipantara.
Rachmawati, Y. (2011) Rintisan Pengembangan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan.
Susanto, Mikke. (2011). Diksi Rupa. Yogyakarta: DictiArt Lab.
Sem Conelyus Bangun dkk. (2014). Seni Budaya SMA Kelas XI Semester 1. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Thahir, Andi (2018). Psikologi Perkembangan. Lampung: Aura Publishing.
Budikuncoroningsih, S. (2017) Pengaruh Teman Sebaya dan Persepsi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Agresivitas Siswa di Sekolah Dasar Gugus Sugarda.
Dalmeri (2014) Pendidikan untuk Pemngembangan Karakter
Kurniawan, Y dan Sudrajat, A. (2018). Peran teman sebaya dalam pembentukan karakter siswa madrasah tsanawiyah.
Maharsi, I (2012) Penciptaan Komik Beber.
Prayoga, R (2022) Selama 2022 terdapat 323 kasus kenakalan remaja di Jakarta Selatan.https://www.antaranews.com/berita/3381300/selama-2022-terdapat-323-kasus-kenakalan-remaja-di-jakarta-selatan
Sari, V.Y. (2018) Pengaruh Interaksi Teman Sebaya Terhadap Perilaku Sosial Siswa Kelas XI IIS di SMAN 2 Pontianak.
Sari, E.N. (2019) Relevansi Dongeng Dengan Pembentukan Karakter Anak Usia Dini.
Setiawan, H (2021) Statistik Kriminalitas Provinsi Dki Jakarta 2021-https://jakarta.bps.go.id/publication/2022/10/10/78c5fb2c0930642850b4d9d1/statistik-kriminalitas-provinsi-dki-jakarta-2021.html
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 haura zahiyah, Eko Hadi Prayitno

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

.png)


