Penyuluhan Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Kader Tentang Penanganan Stunting pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.21009/sarwahita.191.18Keywords:
balita, kader, pemahaman, penanganan stunting, penyuluhan kesehatanAbstract
ABSTRAK
Stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Jumlah kasus stunting di Indonesia pada tahun 2013 mencapai 37,8% sedangkan tahun 2019 menurun menjadi 27,67%. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman kader tentang penanganan stunting pada balita. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kejadian stunting pada balita. Sasaran kegiatan ini adalah kader berjumlah 16 orang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2021 pukul 08.00-12.00 WIB di Aula Puskesmas Karang Anyar Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari pemberian materi oleh pakar dan diskusi. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Sebelum diberikan materi, dilakukan pre-test dan setelah materi diberikan post-test. Hasil sebelum dan sesudah dibandingkan untuk mengukur pemahaman kader tentang penanganan stunting pada balita. Tim pengabdian masyarakat yang dilibatkan adalah dosen dan mahasiswa pada Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman para kader tentang penanganan stunting pada balita. Saran yang dapat diberikan bagi Puskesmas adalah membuat program yang dapat mempertahankan dan meningkatkan pemahaman kader tentang penanganan stunting seperti penyuluhan kesehatan dan seminar kesehatan.
Kata kunci:,,, ,
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Sarwahita allow the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Sarwahita CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. In developing strategy and setting priorities, Sarwahita recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Sarwahita is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
Share - copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
