Pelatihan Barista Kompetensi Manual Brew sebagai Penguatan Minat Wirausaha pada Santri Pondok Pesantren Al Asror Semarang
DOI:
https://doi.org/10.21009/sarwahita.192.9Kata Kunci:
pelatihan barista, manual brew, kopi, santri, minat wirausahaAbstrak
Penguatan minat wirausaha santri menjadi hal penting saat ini dalam rangka memberikan bekal bagi santri dalam menghadapi tantangan kehidupan pasca pondok. Upaya yang dapat dilakukan dalam rangkat menguatkan minat wirausaha santri adalah dengan pelatihan barista. Coffee shop saat ini menjadi bidang usaha yang mempunyai prospek. Santri juga mempunyai ketertarikan yang tinggi untuk terjun di usaha perkopian ini. Tim pengabdian FE UNNES mengajukan kegiatan pelatihan barista kompetensi manual brew sebagai upaya untuk menguatkan minat wirausaha santri. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pelatihan dengan pengenalan peralatan penyajian kopi, jenis kopi, dan praktikum penyeduhan kopi secara manual. Sasaran kegiatan adalah santri putra Pondok Pesantren Putra Putri As Salafy Al Asror Patemon Semarang yang mempunyai minat memiliki kompetensi barista. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada Jumat, 1 April 2022 di ruang kelas MTs Al Asror dan diikuti oleh santri putra sebanyak 25 orang. Peserta kegiatan sangat antusias mengikuti paparan dari narasumber dan praktik penyeduhan kopi. Pengasuh pondok, KH Al Mamnuhin Kholid memberikan sambutan pengantar setelah ketua tim pengabdian menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan. Instruktur pelatihan adalah Satsya Yoga Baswara, M.Sc. (anggota tim pengabdian) dan Kukuh Hidayat, S.E. (mitra pengabdian dari Atas Kota Coffee shop and space). Keduanya telah tersertifikasi barista nasional. Secara umum, pelaksanaan kegiatan pengabdian telah berjalan lancar dan dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan kompetensi santri dalam barista kompetensi manual brew. Harapannya dapat meningkatkan minat wirausaha santri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright Notice
Sarwahita allow the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Sarwahita CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. In developing strategy and setting priorities, Sarwahita recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Sarwahita is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
Share - copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
