PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK KETAHANAN KELUARGA DI PULAU TIDUNG KEPULAUAN SERIBU
DOI:
https://doi.org/10.21009/sarwahita.131.03Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan yang diberikan kepada perempuan di Pulau Tidung berkaitan dengan kemampuan perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga, peran sosial di masyarakat, dan berpartisipasi dalam kelestarian lingkungan hidup. Peningkatan kemampuan perempuan tersebut berarti meningkatnya kualitas diri perempuan sehingga dapat berkontribusi pada ketahanan keluarga. Untuk itu kegiatan yang dilakukan adalah (1) pelatihan inovasi memajukan ekonomi kreatif; (2) pelatihan inovasi perempuan bahari melalui inovasi seni budaya; (3) pelatihan pembelajaran guru untuk menanamkan kearifan lokal pada anak; (4) Pelatihan inovasi perempuan sebagai agen pelestarian lingkungan melalui Wisata Edukasi Bahari (WEB). Sasaran kegiatan adalah (1) perempuan di keluraga, sebagai anggota keluarga yang dapat memberikan kontribusi pendapatan keluarga; (2) perempuan di organisasi kemasyarakatan, sebagai anggota organisasi yang dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan peran perempuan untuk masyarakat dan kelestarian lingkungan; dan (3) perempuan di lembaga pendidikan, sebagai bagian dari lembaga yang dapat memberikan kontribusi pada perkembangan peserta didik. Dengan demikian kegaitan ini akan memberikan manfaat bagi (1) pemerintah daerah, dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan peran perempuan dalam masyarakat untuk mengatasi berbagai permasalahn sosial; (2) lembaga pendidikan, dapat membantu lembaga dalam mencapai visi dan misi pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa; dan (3) keluarga, dapat memberikan kontribusi peningkatan pendapatan keluarga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Sarwahita allow the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Sarwahita CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. In developing strategy and setting priorities, Sarwahita recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Sarwahita is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
Share - copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
