SOSIALISASI CABANG OLAHRAGA KABADDI PADA KKGO KECAMATAN PULOGADUNG
DOI:
https://doi.org/10.21009/SELEBRASI.031.03Kata Kunci:
pendidikan jasmani adaptif , keterlibatan komunitas, olahraga inklusif Kabaddi , permainan tradisionalAbstrak
Kabaddi merupakan olahraga tradisional asal Asia Selatan yang mengedepankan ketangkasan fisik, kerja sama tim, dan pemikiran strategis. Terlepas dari kekayaan budaya dan nilai pendidikannya, Kabaddi masih relatif tidak dikenal di Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan Kabaddi melalui program KKGO (Kemitraan Masyarakat Guru Penjas) di Kecamatan Pulogadung. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong partisipasi di kalangan siswa, guru, dan masyarakat umum, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah kombinasi presentasi ala seminar dan kegiatan praktik lapangan. Peserta pertama kali diperkenalkan dengan sejarah, peraturan, dan teknik dasar Kabaddi, dilanjutkan dengan sesi praktik yang melibatkan pemanasan, latihan keterampilan, dan permainan mini. Hasilnya menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi dari seluruh kelompok peserta.
ABSTRACT. Kabaddi is a traditional sport originating from South Asia that emphasizes physical agility, teamwork, and strategic thinking. Despite its cultural richness and educational value, Kabaddi remains relatively unknown in Indonesia. This community service activity aimed to introduce and promote Kabaddi through the KKGO (Community Partnership for Physical Education Teachers) program in Pulogadung District. The main objective was to raise awareness and encourage participation among students, teachers, and the general public, including children with special needs. The method used was a combination of seminar-style presentations and practical field activities. Participants were first introduced to the history, rules, and basic techniques of Kabaddi, followed by hands-on sessions involving warm-ups, skill drills, and mini games. The results showed high enthusiasm and engagement from all participant groups.