Apakah Green Financing Mampu Menekan Risiko Kredit? Bukti Empiris pada Perbankan Indonesia

Penulis

  • reny aziatul pebriani Universitas Indo Global Mandiri
  • Vhika Meiriasari Universitas Indo Global Mandiri
  • Yunita Maharani Universitas Anak Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.21009/wahana.21.012

Kata Kunci:

Green Financing, Risiko Kredit, Non-Performing Loan, Perbankan Indonesia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara green financing dan risiko kredit pada perbankan Indonesia. Green financing semakin menjadi perhatian dalam industri perbankan seiring meningkatnya tuntutan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan dan pengelolaan risiko non-keuangan. Risiko kredit diproksikan menggunakan rasio Non-Performing Loan (NPL) sebagai indikator kualitas aset produktif bank. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perbankan Indonesia periode 2023–2025. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis.

Hasil analisis menunjukkan bahwa green financing memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap risiko kredit. Persamaan regresi yang diperoleh adalah NPL = 2,684 – 0,043 GF, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan green financing sebesar 1% diikuti oleh penurunan NPL sebesar 0,043%. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 (< 0,05) sehingga hipotesis penelitian diterima. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,247) menunjukkan bahwa green financing mampu menjelaskan 24,7% variasi risiko kredit, sedangkan 75,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi green financing berpotensi mendukung pengelolaan risiko kredit melalui peningkatan kualitas pembiayaan dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses penyaluran kredit. Namun, hasil penelitian ini perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena model yang digunakan belum memasukkan variabel kontrol dan belum mampu menjelaskan hubungan kausal secara kuat. Dari perspektif ekonomi syariah, green financing sejalan dengan prinsip maqāṣid al-sharīʿah, khususnya dalam menjaga kemaslahatan (maṣlaḥah), melindungi harta (ḥifẓ al-māl), dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Referensi

Antonius, F., & Ida, I. (2023). Pengaruh Environmental, Social, Governance (ESG) dan Intellectual Capital terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal EKOBIS: Ekonomi, Bisnis, Dan Manajemen, 13(2), 126–138. http://ejournal.utmj.ac.id/index.php/ekobis126

Ardianto, F., & Sukardi, A. S. (2024). Pengungkapan Environmental , Social , and Governance Disclosure Terhadap Volatilitas Harga Saham Syariah Dimoderasikan oleh Likuiditas. 10(03), 3171–3180.

Dwi, S., Putri, R., & Tjun, L. T. (2025). ESG Factor and Cost of Capital : What Do We Know ? 29(02), 247–268.

Ghazali, A., & Zulmaita. (2020). Pengaruh pengungkapan environmental, social, and governance (ESG) terhadap tingkat profitabilitas perusahaan (studi empiris pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di bursa efek Indoneisa. Prosiding SNAM PNJ, 1–13.

Kemendikbud, T. G. (2017). Materi Pendukung Literasi Finansial. Gerakan Literasi Nasional, 1–41. http://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/buku-literasi-finansial/

Kusumawardhani, A., Thenardi, C. M., & ... (2023). ESG (Environmental, Social And Governance) Memoderasi Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi …, 10(November), 15–26. https://doi.org/10.55963/jraa.v10i3.589

Lisa, O. (2012). Asimetri Informasi Dan Manajemen Laba: Suatu Tinjauan Dalam Hubungan Keagenan. Jurnal WIGA, 2(1), 42–49.

Narulita, F. D., Soraya, B., Baderi, R. N., & Pandin, M. Y. R. (2025). Pengaruh Tren Environmental Social Governance ( ESG ) Terhadap Strategi Portofolio di Pasar Modal Indonesia. 05(01), 1–9.

Ningwati, G., Septiyanti, R., & Desriani, N. (2022). Pengaruh Environment, Social and Governance Disclosure terhadap Kinerja Perusahaan. Goodwood Akuntansi Dan Auditing Reviu, 1(1), 67–78. https://doi.org/10.35912/gaar.v1i1.1500

Pebriani, R. A., Syafitri, L., & Meiriasari, V. (2024). Financial Distress: Ratio of Financial Statements of Mining And Metals Companies. Islamic Banking : Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Perbankan Syariah, 10(1), 129–146. https://doi.org/10.36908/isbank.v10i1.1205

Santoso, N., Sulistiyowati, R., & Veronica, M. (2025). Shirkah : Journal of Economics and Business ESG Disclosure and Financial Performance : The Moderating Role of Firm Size in Indonesian Banking Sector. 10(3), 331–348.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-23

Cara Mengutip

aziatul pebriani, reny, Meiriasari, V., & Maharani, Y. (2026). Apakah Green Financing Mampu Menekan Risiko Kredit? Bukti Empiris pada Perbankan Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi, 21(1), 19–34. https://doi.org/10.21009/wahana.21.012