PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SINTAKSIS ARAB 2 (NAHWU 2) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BUDAYA LOKAL BERBASIS WISATA NUSANTARA PADA PERGURUAN TINGGI

  • Hendrawanto Ch Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta
  • Indri Susilowati Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta
Keywords: Penelitian Pengembangan, Kontekstual Budaya Lokal, Wisata Nusantara

Abstract

Pendidikan karakter mestinya berbasis pada budaya sendiri, yaitu berupa penggalian nilai-nilai luhur yang ada dalam kearifan lokal. Nilai-nilai karakter yang di intenalisasikan melali karakter sebaiknya diambil melalui nilai luhur dan budaya lokal sebagai dasar dan basis pendidikan karakter. Hal ini sejalan dengan rekomendasi UNESCO tahu 2009.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kuantitatif penelti hendak memaparkan hasil penelitian pengembangan bahan ajar Sintaksis Arab 2 (nahwu 2) dengan pendekatan kontekstual budaya local yang bertemakan Wisata Nusantara untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab pada mahasiswa prodi Pendidikan bahasa Arab UNJ.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada pengembangan bahan ajar ini maka terdapat beberapa aspek penilaian dari para penguji ahli dengan penilaian sebagai berikut: penilaian dari ahli materi 82, 8 Ùª, ahli bahasa 85,8 Ùª, ahli media 83,85 Ùª. Dari ketiga ahli tersebut didapatkan nilai rata-rata 84, 15 Ùªyang berarti bahan ajar sintaksis Arab 2 dengan pendekatan kontekstual budaya local yang bertemakan Wisata Nusantara mendapatkan nilai dengan kriteria baik dan layak digunakan dalam pengajaran sistaksis arab 2 di perguruan tinggi.

Published
2018-10-20