PENYELENGGARAAN BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR

  • Mareyke Jessy Tanod Unversitas Negeri Jakarta
  • Noviana Diswantika STKIP Bandar Lampung
  • vina iasha universitas negeri jakarta
Keywords: Guidance and Counseling, Elementary School, Students

Abstract

This paper is the result of a qualitative descriptive study that aims to find out empirical evidence about the implementation of guidance and counseling at Bakung 1 Elementary School in Bandar Lampung. The results of the study show that the implementation of guidance and counseling refers to the results of understanding of students. The strategies applied by classroom teachers consist of integrating guidance and counseling material into the subject matter, choosing the right method and media, remedial, building empathic communication, setting an example, appreciating and strengthening, identifying and choosing assistance programs, and transfer of hands. Class teacher competence still needs to be improved so that the implementation of guidance and counseling in Elementary Schools can be programmed well.

References

Agustriyana, N. A., & Nisa, A. T. (2017). Perbedaan Keterampilan Sosial Siswa Berkebutuhan Khusus dan Tidak Berkebutuhan Khusus (Siswa Normal) di Sekolah Inklusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 3(1), 12–16. Diperoleh dari https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/BKA/article/view/1039/869.
Akbar, A. (2017). Membudayakan Literasi dengan Program 6M di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 4252. Diperoleh dari http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpsd/article/view/1093/1074.
Astuti, R. D. (2016). Pemahaman Guru Kelas terhadap Materi Layanan Bimbingan Pribadi Sosial untuk Siswa Terisolir. Basic Education, 5(31), 2968–2977.Retrieved from https://drive.google.com/file/d/0B3v8ZlyZnRsGczNsLWw5bG1lWU0/view. Bhakti, C. P. (2015). Bimbingan dan Konseling Komprehensif: Dari Paradigma Menuju Aksi. Jurnal Fokus Konseling, 1(2), 93–106. DOI: https://doi.org/10.26638/jfk.96.2099.
Dewi Utama Faizah, Sufyadi, S., Anggraini, L., Waluyo, Dewayani, S., Muldian, W., & Roosaria, D. R. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Farozin, M., Suherman, U., Triyono, Purwoko, B., Hafina, A., Yustiana, Y. R., & Sukmaja. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Sekolah Dasar (SD). Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Irham, M. (2015). Model Manajemen Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar (Studi Kasus di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto). IAIN Purwokerto.
Kamaluddin, H. (2011). Bimbingan dan Konseling Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(4), 447–454. DOI: http://dx.doi.org/10.24832%2Fjpnk.v17i4.40.
Lestari, I. (2015). Pengembangan Layanan Informasi Teknik Symbolic Model dalam Membantu Mengembangkan Kemandirian
Belajar Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 1(1), 234–242. DOI: https://doi.org/10.24176/jkg.v1i1.261.
Muhajarah, K. (2018). Krisis Manusia Modern dan Pendidikan Islam. Al Ta’dib, 7(2), 188–204.
Mulyadi. (2015). Pola Umum Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar (SD) dan atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jurnal Tarbiyah Al-Awlad, 4(2), 408–417. Diperoleh dari http://journal.tarbiyahiainib.ac.id/index.php/awlad/article/view/203/173.
Nurdiyanti, E., & Suryanto, E. (2010). Pembelajaran Literasi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Paedagogia, 13(2), 115–128. Sumantri, M. S., Prayuningtyas, A. W., Rachmadtullah, R., & Magdalena, I. (2018). The Roles of Teacher-Training Programs and Student Teachers’ Self-Regulation in Developing Competence in Teaching Science. Advanced Science Letters, 24(10), 7077-7081.
Saidah. (2017). Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling di Madrasah Ibtidaiyah. Primary Education Journal (PEJ), 1(1),
24–30.
Sari, N. (2016). Pola Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling untuk Mengoptimalkan Kemampuan Anak Autis di Sekolah Dasar. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 1(2), 31–35. DOI: http://dx.doi.org/10.26737/jbki.v1i2.105.
`Setyoningtyas, R., Mugiarso, H., & Nusantoro, E. (2014). Persepsi Guru BK tentang
Kompetensi Konselor di Sekolah Dasar
Swasta Kota Semarang. Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application, 3(2), 37–39. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/article/view/3764.
Widada. (2013). Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar, 1(1), 65–75. DOI: https://doi.org/10.22219/jp2sd.vol1.no1.65-75.
Widada. (2015). Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Prosiding: Aktualisasi Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar Menuju Peserta Didik yang Berkarakter (pp. 332–342)
Published
2019-05-24
How to Cite
Tanod, M. J., Diswantika, N., & iasha, vina. (2019). PENYELENGGARAAN BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 13-26. https://doi.org/10.21009/10.21009/JPD.081