PEMBUATAN GRAFT TULANG DENGAN PROSES EKSTRAKSI SENYAWA HIDROKSIAPATIT DARI TULANG KORTEKS SAPI

  • Anisah Anisah Prodi Fisika FMIPA UNJ, Jl. Rawamangun Muka No.1, Jakarta 13220
  • Mutia Delina Prodi Fisika FMIPA UNJ, Jl. Rawamangun Muka No.1, Jakarta 13220
  • Nuning Aisah Pusat Teknologi Material - BPPT, Gedung 224 kawasan Puspitek Serpong, Tanggerang Selatan 15314
  • Dwi Gustiono Pusat Teknologi Material - BPPT, Gedung 224 kawasan Puspitek Serpong, Tanggerang Selatan 15314
Keywords: Hydroxyapatite, cow bone cortex, Natrium Hydroxide, extraction, bone graft

Abstract

Abstrak

Pembuatan senyawa hidrosiapatit dari tulang kortek paha sapi dengan proses ekstraksi telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan senyawa organik pada tulang sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku graft tulang. Metode yang digunakan adalah metode kimia dengan merendam tulang di dalam larutan Natrium Hidroksida (NaOH). Pengaruh variasi konsentrasi dan waktu perendaman NaOH terhadap proses ekstraksi tulang dikaji. Variasi konsentrasi larutan yang digunakan adalah 1M, 2M dan 3M dengan waktu perendaman 30 menit, 60 menit, dan 90 menit di dalam autoklaf bertekanan 1,5 atm dan temperatur 121°C. Hasil rendaman dianalisa dengan FTIR dan menunjukan adanya puncak gugus fungsi zat anorganik P-O, CO32- , dan O-H menyerupai kandungan tulang manusia. Sampel yang direndam pada larutan NaOH pada konsentrasi 1M dan 2M dengan waktu perendaman 30 menit masih ditemukan gugus fungsi C-H, yang mengindikasikan bahwa serbuk hidroksiapatit masih mengandung material organik sehingga beresiko pada reaksi penolakan oleh tubuh manusia saat diimplan. Namun demikian, serbuk hidroksiapatit yang dihasilkan dengan perendaman pada konsentrasi 3M dengan waktu 30 menit sudah tidak mengandung unsur organik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku graft tulang.

Kata-kata kunci: hidroksiapatit, kortek tulang sapi, Natrium Hidroksida, ekstraksi, graft tulang.

Abstract

The extraction of hydroxyapatite compounds from thigh bones cortex has been done. This research was aimed to remove the organic substances in the bones, so that it can be maintained as the raw material of a bone graft. The research employed a chemical method, the bone was soaked in the Natrium Hydroxide (NaOH) solution. The effect of various concentration and duration of bone's immersion in NaOH were also studied. The solution's various concentrations were 1M, 2M and 3M, therefore the various of immersion duration were 30 minutes, 60 minutes and 90 minutes in a 1.5 atm autoclave at a temperature of 121o C. The immersion results were studied throughout FTIR. The results showed that there were some peaks of the inorganic P-O, CO3 2-  and O-H substance function, correspond to a human bone characteristic.  Samples which were immersed in the 1M and 2M of NaOH solution with duration of 30 minutes have yet a C-H functional group. It indicated that the hydroxyapatite powders have yet organic substances, so there is still a risk of rejection by the human body when it is implanted. However, the sample which was immersed in 3M of NaOH solution with duration of 30 minutes has no any organic substances, it can be used as the raw material of a bone graft.

Keywords: Hydroxyapatite, cow bone cortex, Natrium Hydroxide, extraction, bone graft

References

[1] Wirata, I. W, “Bahan Cangkok Demineralized Freeze-Dried Bovine Bone Xenograft (DFDBBX) Dan Hydroxyapatite Bovine Bone Xenograft”, Denpasar, Indonesia: Skripsi, Universitas Udayana, 2016.

[2] M. Boutinguiza, J. R, “Biological hydroxyapatite obtained from fish bones”. Elsevier Material Science and Engineering, 2011.

[3] Hardja, W. K, “Karakterisasi Sifat Fisika dan Kimia Tulang Korteks Sapi (Bos sondaicus) Hasil Pemanasan yang akan Digunakan untuk Transplantasi Graft Tulang”, Jakarta, Indoneisa: Skripsi, Universitas Pancasila, 2012.

[4] Sugandi, Siregar, H. A., & Darsini, E, “Pemanfaatan Cangkang Kerang Hijau (Pernia viridis L.) sebagai Bone Subtitute Berporogen Selulosa Nata De Coco”, Bogor, Indonesia: Institut Pertanian Bogor, 2014.

[5] Purwasasmita, B. S & Gultom, R. S, “Sintesis dan Karakterisasi Serbuk Hidroksiapatit Skala Sub-Mikron Menggunakan Metode Presipitasi”. Jurnal Bionatura, 2008.

[6] Sobczak, A, Kowalski, Z & Wzorek, Z. “Preparation of Hydroxyapatite from Animal Bones”. Acta of Bioengineering and Biomechanics, 2009.

[8] Baco, S. Bambang, L., Joseph, N., Yassin, M. F., & Basri, N. F. “Structural and Composition of Natural Hydroxyapatite (HA) at Different Sintering Temperatures”. Malaysian Journal of Fundamental and Applied Sciences. Malaysia, 2013.

[9] Barakat, N. A., Khil, M. S., Omran, A., Sheikh, F. A., & Kim, Y. H. “Extraction of Pure Natural Hydroxyapatite from the Bovine Bones Bio Waste by Three Different Methods”. Journal of Materials Processing Technology. 2008.

[10] P., A. R. “Preparasi Hidroksiapatit dari Tulang Sapi dengan Metode Kombinasi Ultrasonik dan Spray Drying”. Skripsi. Depok, Indonesia: Universitas Indonesia, 2012.

[11] Hilmi, R., & M, H. “Synthesis of HYdroxyapatite from Local Bovine Bones for Biomedical Application,” International Conference on Instrumentation, Communication, Information Technology and Biomedical Engineering, 2011.

[12] Sokowati, W. “Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Hidroksiapatit dari Tulang Korteks Sapi (Bos taurus),”. Jakarta, Indonesia: Skripsi. Universitas Pancasila, 2014.
Published
2018-04-30