Islam Moderat dan Islam Radikal dalam Perspektif Generasi Milenial Kota Surabaya

Penulis

  • Abdul Djalal FUF UIN Sunan Ampel Surabaya
  • M. Syamsul Huda UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.21009/004.2.04

Kata Kunci:

generasi milenial, Islam moderat, Islam radikal, teks, konteks

Abstrak

Paper ini menguji hasil beberapa penelitian sebelumnya yang mengambil pendidikan formal sebagai obyek penelitian dengan responden para pelajar, mahasiswa, dan guru di daerah Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, yang menyetujui perubahan ideologi negara dari Pancasila ke khilafah Islamiyah serta tindakan kekerasan dalam beragama. Sebagai alat uji, penulis menawarkan obyek penelitian pada para generasi milenial di kota Surabaya dengan latar belakang pendidikan formal dan non formal dan setting sosial berbagai latar belakang profesi, pendidikan, serta usia antara 17 sampai 30 tahun dan dengan metode observasi mendalam dan wawancara dengan teknik FGD (Focus Group Discussion) pada 13 anak muda kota Surabaya pada empat wilayah di kota Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan; Pertama, narasi generasi milenial tentang Islam moderat menunjukkan pada pengalaman keagamaan yang bercorak santai, ringan, damai dan fleksibel dan Islam radikal sebagai perilaku Islam yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Kedua, sumber referensinya bergeser dari literasi buku ke literasi digital dengan memanfaatkan konten media sosial, Instagram, dan Youtube. Ketiga, figur dan inspiratornya juga berubah dari sosok ulama ke para tokoh hijrah, baik artis maupun ustadz muda produk entertaiment yang memanfaatkan media digital.

Referensi

al-Ashmawi, M. S. (1998). Againts Islamic Extremism: the Writings of Muhammad Said al-Ashmawi. Florida: University Press of Florida.
al-Athir, I. (1969). Ja>mi’ Us}u>l fi Ah}a>di>th ar-Rasu>l. Maktabah Dar al-Bayan.
as-Suyuti, J. (1994). Ja>mi' al-Ah}a>di>th ar-Rasu>l. Bairut: Dal al-Fikr.
Cambridge Advance Learners Dictionary. (2008). Singapore: Cambridge University Press.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Effendy, B., & Prasetyo, H. (1998). Radikalisme Agama. Jakarta: PPIM-IAIN.
Euben, R. L. (2002). Musuh dalam Cermin Fundamentalisme Islam dan Batas Rasionalisme Modern. Jakarta: Serambi.
Fadl, K. A. (2007). Selamatkan Islam dari Muslim Puritan. Jakarta: Serambi.
France, A. (2007). Understanding Youth in Late Modernity. New York: Open University Press.
Goddard, H. (2011). Menepis Standar Ganda Membangun Saling Pengertian Muslim Kristen. Yogyakarta: Qolam.
Hidayat, K. (2008). Atas Nama Agama: Wacana Agama dalam Dialog Bebas Konflik. Bandung: Pustaka Hidayah.
Kadir, M. A. (2003). Ilmu Islam Terapan Menggagas Paradigma Amali dalam Agama Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LKIP). (2011). JAKARTA: LKIP.
Marschall, W. (1994). Text from the Island Oral and Written Tradition of Indonesia and the Malay World. Virginia: University of Berne.
Muhajir, A. (2018). Memahami Fenomena Revivalisme Islam Radikal Kontemporer. Jurnal Pemikiran Islam.
Pilcher, J. (1993). Mannheim's Sociology of Generations: an Undervalued Legacy. New York: Routledge.
Prensky, M. (2008). Digital Natives Digital Immigrants. Horizon MCB University, Vol. 9, No. 5.
Purnomo, A. (2009). Ideologi Kekerasan; Argumen Teologis Sosial Radikalisme Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rapoport, D. (2001). Inside Terrorist Organizations. London: Frank Cass.
Sen, A. (2016). Identitiy and Violence the Illusion of Destiny. London: Penguin Books.
Thomas, S. M. (2015). The Global Resurgence of Religion and the Transformation of International Relation, The Struggle for the Soul of the Twenty First Century. New York: Palgrave Macmillan.
Wahid, D. (2014). Nurturing the Salafy Manhaj a Study of Salafi Pesantren in Contemporary. Belanda: Utretch University.

Unduhan

Diterbitkan

2020-07-29

Cara Mengutip

Djalal, A. ., & Huda, M. S. (2020). Islam Moderat dan Islam Radikal dalam Perspektif Generasi Milenial Kota Surabaya . Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-Disiplin, 4(2), 203–228. https://doi.org/10.21009/004.2.04

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.