PEMBELAJARAN BAHASA SUNDA DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA LOKAL
(Studi Kasus: Kelas IX di SMPN 1 Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)
Kata Kunci:
kurikulum muatan lokal, budaya lokal, bahasa daerah, makna, tindakanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang dan struktur pada pembelajaran bahasa Sunda dalam kurikulum muatan lokal dalam mempertahankan budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah sebanyak sepuluh informan, diantaranya kepala sekolah, wakil kurikulum, guru mata pelajaran, siswa, dan akademisi. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Gunungsindur, dan penelitian ini dimulai sejak Mei 2023 sampai Agustus 2023. Hasil penelitian ini menggambarkan pembelajaran bahasa Sunda di SMPN 1 Gunungsindur ditujukan untuk mempertahankan budaya daerah agar tidak punah. Pembelajaran muatan lokal bahasa Sunda ini menekankan pada pengembangan kompetensi pengetahuan dan keterampilan bahasa serta kemampuan mengapresiasi karya sastra. Siswa memaknai muatan lokal sebagai upaya dalam mempertahankan budaya melalui kegiatan pembelajaran dan penggunaan bahasa daerah dalam berinteraksi sebagai simbol identitas. Guru memanfaatkan simbol-simbol budaya dalam pembelajaran untuk membantu siswa memaknai budaya melalui bahasa sebagai bentuk proses internalisasi nilai-nilai budaya agar individu dapat memahami dirinya dan dunia sekitarnya. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat perbedaan bahasa yang digunakan oleh siswa dikerenakan perbedaan dalam konteks sosial budaya.Hambatan dari pembelajaran bahasa Sunda ini juga dipengaruhi oleh minimnya lulusan tenaga pengajar bahasa Sunda dikarenakan sedikitnya program studi bahasa Sunda pada perguruan tinggi.
Referensi
Buku
Maran Rafael Raga, 2000, Manusia Dan Kebudayaan Dalam Perspektif Ilmu Budaya Dasar, (Jakarta : PT Rineka Cipta),hlm.43
Mead, George Herbert.(2018). Mind Self and Society.Terjemahan William Saputra (Yogyakarta : FORUM) hlm 166.
Surachman Eman, 2016,Perencanaan Pembelajaran, (Jakarta:Labsos UNJ), hlm.14
Suriamihaja Agus, Hidayat Yoyo Mulyana, Ny.Tiem Kartimi Sjahrul Sjaril, 1984, Geografi Dialek Sunda Kabupaten Bogor, (Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa),hlm.88
Jurnal
AhmadDadi i, 2008, Interaksi Simbolik: Suatu Pengantar, MediaTor, Vol 9, No 2, hlm.303 - 305
Artikel / Website
Ali Rifkia,2024,Mungkinkah Bahasa Sunda Punah, Diakses pada 25 Juni 2024https://bandungbergerak.id/article/detail/1597258/mungkinkah-bahasa-sunda-punah.
Siaran Pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022, https://merdekabelajar.kemdikbud.go.id/episode_17/web , diakses pada 10 Maret 2023
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Silvia Putri Sendafa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
.png)
.png)
.png)
1.png)









