Kepribadian Pelari Dalam Fenomena Tren Lari yang Sedang Marak di Masyarakat

Authors

  • Vivi Arlitasari Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.21009/JSCE.09210

Keywords:

kepribadian, pelari wanita, gaya hidup, media sosial

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan memahami karakter kepribadian pelari wanita dalam fenomena tren lari yang semakin populer di masyarakat modern. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali pengalaman subjektif dua pelari wanita berusia 24 dan 30 tahun yang berlari secara mandiri tanpa bergabung dalam komunitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dorongan berlari muncul dari keinginan pribadi untuk menjaga keseimbangan mental dan emosional. Aktivitas berlari dipandang sebagai gaya hidup yang memberikan ketenangan, kejernihan pikiran, dan rasa percaya diri. Media sosial berperan memperkuat motivasi dan rasa identitas sebagai pelari melalui dukungan sosial serta pengakuan simbolik. Sifat kepribadian yang menonjol adalah ambisius, reflektif, dan menyukai tantangan. Secara keseluruhan, berlari tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga sarana refleksi diri dan pembentukan identitas psikologis dalam kehidupan modern.

Kata Kunci: kepribadian, pelari wanita, gaya hidup, media social

ABSTRACT

This research aims to understand the personality traits of female runners in the running trend phenomenon which is increasingly popular in modern society. A descriptive qualitative approach was used to explore the subjective experiences of two female runners aged 24 and 30 years who ran independently without joining a community. Data was collected through in-depth interviews and analyzed using a thematic approach. The research results show that the urge to run arises from a personal desire to maintain mental and emotional balance. Running is seen as a lifestyle that provides calm, clarity of thought and self-confidence. Social media plays a role in strengthening motivation and a sense of identity as a runner through social support and symbolic recognition. Prominent personality traits are ambitious, reflective, and like challenges. Overall, running is not only a physical activity, but also a means of self-reflection and psychological identity formation in modern life.

Keywords: personality, female runner, lifestyle, social media

References

Alficandra, Makorohim, F., Piranda, M. F., Yani, A., Henjilito, R., Zulkifli, & Shiddiqy, M. A. A. (2024). Psikologi Olharaga. In Eureka Media Aksara.

Dimyanti, Herwin, & Hastuti, T. A. (2013). Karakteristik Psikologis Atlet di Pusat. Jurnal Psikologi, 40(2), 143–158.

Irwanto, & Romas, M. Z. (2019). Profil Peran Psikologi Olahraga Dalam Meningkatkan Prestasi. Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga, 1–14.

Kurniawan, A. W., Wijayanto, A., Amiq, F., & N.H, M. H. (2021). Psikologi-Olahraga: Vol. I.

Lutfiyah, L., & Takwin, B. (2018). Hubungan antara Kepribadian dan Kebahagiaan dengan Harga Diri sebagai Mediator. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 9(1), 17. https://doi.org/10.26740/jptt.v9n1.p17-26

Prasetiyo, R., & Yunarta, A. (2023). Pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi akademik dan olahraga pada atlet. Jurnal Porkes, 6(1), 177–188. https://doi.org/10.29408/porkes.v6i1.5713

Putri, A. O. C., Wirawan, H., Rafsanjani, M. A., & Yahya, R. T. (2024). Pentingnya Motivasi Berolahraga dan Kesehatan Mental Bagi Mahasiswa. Pubmedia Jurnal Pendidikan Olahraga, 1(2), 7. https://doi.org/10.47134/jpo.v1i2.286

Setiawati, F. S., Mahmudiono, T., Ramadhani, N., & Hidayati, K. F. (2019). Intensitas Penggunaan Media Sosial, Kebiasaan Olahraga, dan Obesitas Pada Remaja Di SMA Negeri 6 Surabaya Tahun 2019. Amerta Nutrition, 3(3), 142. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.142-148

Winarno, M. . (2006). Perspektif Pendidikan Jasmani dan Olahraga. http://fik.um.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/buku-4.pdf#page=7

Downloads

Published

2025-12-30