Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Untuk Meningkatkan Kebugaran Pada Lansia Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Kabupaten Bone Bolango
DOI:
https://doi.org/10.21009/JSCE.09212Keywords:
Senam Aerobic Low Impact, Kebugaran Jasmani, Lansia MenopauseAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobic low impact terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada lansia menopause di wilayah kerja Puskesmas Bulango Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen (Pre-test dan Post-test Design) dengan pemberian intervensi berupa latihan senam aerobic low impact selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, masing-masing berdurasi 15–30 menit. Populasi penelitian meliputi seluruh lansia menopause di wilayah kerja Puskesmas Bulango dengan sampel sebanyak 30 orang, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 15 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kebugaran jasmani meliputi keseimbangan, CST (Chair Stand Test), kelincahan (8-FUGT), dan tes jalan 6 menit (6MWT). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji perbandingan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelompok intervensi dibanding kelompok kontrol. Setelah mengikuti program senam aerobic low impact, mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami peningkatan kategori kebugaran dari sedang menjadi sangat baik, dengan perbaikan pada kekuatan otot tungkai, daya tahan, kelincahan, serta kapasitas kardiorespirasi. Hal ini menunjukkan bahwa senam aerobic low impact efektif meningkatkan kebugaran jasmani lansia menopause. Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam aerobic low impact berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada lansia menopause. Disarankan agar kegiatan senam aerobic low impact dijadikan sebagai program rutin di Puskesmas untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik lansia, serta didukung oleh keluarga dan masyarakat agar keberlanjutan kegiatan dapat terjaga.
Kata Kunci: Senam Aerobic Low Impact, Kebugaran Jasmani, Lansia Menopause
ABSTRACT
This research aims to find out the effect of low impact aerobic gymnastics on the improvement of physical fitness in the menopausal elderly in the work area of the Bulango Health Center, Bone Bolango Regency. The research method used is pre-experimentation (Pre-test and Post-test Design) with the provision of intervention in the form of low-impact aerobic gymnastics exercises for four weeks with a frequency of three times per week, each for 15–30 minutes. The study population included all menopausal elderly in the work area of the Bulango Health Center with a sample of 30 people, which were divided into intervention and control groups, 15 people each. Data collection is carried out through physical fitness tests including balance, CST (Chair Stand Test), agility (8-FUGT), and a 6-minute walk test (6MWT). Data analysis using Wilcoxon test and comparison test between groups.The results of the study showed a significant increase in the intervention group compared to the control group. After participating in the low impact aerobic gymnastics program, the majority of respondents in the intervention group experienced an increase in the fitness category from medium to very good, with improvements in limb muscle strength, endurance, agility, and cardiorespiratory capacity. This shows that low impact aerobic gymnastics is effective in improving the physical fitness of the menopausal elderly.The conclusion of this study is that low impact aerobic gymnastics has a positive and significant effect on improving physical fitness in the menopausal elderly. It is suggested that low impact aerobic gymnastics activities should be used as a routine program at the Health Center to maintain and improve the physical health of the elderly, as well as supported by families and the community so that the sustainability of the activities can be maintained.
Keywords: Low Impact Aerobic Gymnastics, Physical Fitness, Elderly Menopause
References
Adi Trisnawan. (2018). Senam Aerobik. Aneka Ilmu.
Akbar, A. (2020). Proses penuaan dan dampaknya pada kelselhatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 15 (2).
Ayu, S, N., N. (2021). Faktor yang mempengaruhi pengetahuan lansia tentang pencegahan diabetes melitus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 17 (2), 123.
Boroh, S., A., I. (2022). Gangguan tidur pada lansia: Insomnia dan dampaknya. Jurnal Psikiatri Gelratri, 13 (1), 24.
Delsy Juwita, U. (2021). Pengaruh Pelatihan Senam Aerobic terhadap Penurunan
Kadar Lemak Ibu-Ibu di Club Keke Studio di Kota Lubuklinggau. ELdukatif Jurnal Pendidikan, Vol. 3 (6).
ELka Supriatna, dkk, R. (2023). Latihan Senam Aerobik Intensitas Sedang (Low Impact) terhadap Penurunan Persen Lemak Tubuh dan Berat Badan. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, Vol. 4 (1).
Fajar, A. (2022). Tingkat kesegaran jasmani pelselrta didik kelas V SD Negelri 1 Sumberagung. Jurnal Pendidikan Jasmani, Vol. 4 (1)
Hidayat, S., L. ,. Rahmawati, D. (2021). Sulit menahan buang air kecil pada lansia: Penyebab dan dampaknya. Vol. 11 (2), 101
Indah, P. (2020). Pelngaruh Senam Aerobik dan Motivasi Latihan Terhadap Pelnurunan Persentase Lemak Tubuh. JTIKOE: Jurnal Telrapan Ilmu Kelolahragaan, Vol. 5 (2).
Kartina, T. (2014). Kesehatan dan Keperawatan Lansia. Salemba
Nurhayati. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesejahteraan Lansia di Indonelsia. Jurnal Kepelndudukan Indonelsia, Vol 14 (2).
Nurliah, dkk, N., P. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 1 (3).
Prakoeswa, S. (2020). Perubahan kulit pada lansia: Penyebab dan dampak fisiologis. Jurnal Dermatologi Gelratri, Vol. 7 (2), 112.
Prasetyo, B, Y., D. (2020). Mudah selsak napas pada lanjut usia: Penyebab dan solusinya. Jurnal Kesehatan Respirasi Lansia, Vol. 9 (4).
Rachmat, R, A., R. (2022). Menyeri punggung pada lansia: Faktor penyebab dan pencegahannya. Jurnal Kedokteran Geriatri, Vol. 8 (1), 34.
Rasyidah, dkk, A. (2023). Pengaruh Senam Aerobik terhadap Kebugaran Ibu PKK. Jurnal Porkels, Vol. 6 (2).
Sadoso. (2020). Metode Praktis Belajar Senam Aktivitas Ritmik. Universitas Negeri Malang.
Sarah, S, A., N. (2022). Pelnurunan fisik pada lanjut usia dan dampaknya terhadap risiko jatuh. Jurnal Kesehatan Budiluhur, Vol. 8 (1), 45–52.
Sari, D. (2022). Pelntingnya Dukungan Kesehatan Mental Keluarga dalam Merawat Lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 15 (2).
Sari, D, dkk, S., A. (2022). Prosels penuaan dan dampaknya pada kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15 (2).
Sibagarian, M. (2020). Teknik pengolahan data dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Meltodologi Penelitian, Vol. 12 (4), 234.
Siksa,Z Bakri. (2020). Pengaruh Latihan Senam Aelrobik Terhadap Pelnurunan Belrat Badan, Persentase Lelmak Tubuh, dan Peningkatan Massa Otot. Jurnal Sprota Saintika, Vol 5 (2).
Sonhaji. (2023). Pengaruh Senam Aerobik dan Senam Kebugaran Jasmani terhadap Kualitas Tidur Lansia. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, Vol. 6 (1).
Syamsi, A., A. (2020). Prosels penuaan dan dampaknya pada kesehatan. Jurnal Keperawatan, Vol 15 (2).
Wahyuni, S, dkk, A., Z. (2020). Hubungan kebugaran jasmani dengan prestasi belajar PJOK siswa. Jurnal Pelndidikan Jasmani, Vol. 4 (1), 15–25.
Wilda Wells, G. (2020). Penurunan Persentase Lemak Tubuh Peserta Senam Setelah Latihan Aerobik Multi Impact. Dalam Eprints.aiska-university.ac.id. https://eprints.aiska-university.ac.id/2326.
Wulandari, N. A, S., EL. (2020). Analisis hubungan lama menderita diabetes melitus delngan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol 4 (2).
Wulandari, S, A., R. (2022). Timbulnya kekacauan mental pada lanjut usia: Faktor penyebab dan dampaknya. Jurnal Kesehatan Lansia, Vol. (10), 45.
Yulia, Dkk, A., S. (2021). Gejala jantung berdebar dan kelelahan pada lansia akibat stres berlebih. Jurnal Kesehatan Lansia, Vol. 15 (3), 145
