Fostering Religious Moderation in Children: Parental Approaches in the Era of Industry 4.0
DOI:
https://doi.org/10.21009/jtp.v26i1.58339Keywords:
Religious Moderation, Early Childhood Education, Parental RoleAbstract
Religious moderation is crucial for fostering harmony in diverse societies but faces challenges such as extremism, social polarization, and discrimination against minorities. In Indonesia, efforts to strengthen religious moderation include interfaith dialogue and community programs. Early childhood education plays a vital role in instilling moderate values, helping prevent radicalization, and promoting tolerance. This study explores parental strategies for fostering religious moderation among children in the Industry 4.0 era. This research is field research, namely by conducting data mining on subjects or data sources in the social setting where the research was conducted. This research approach uses a case study on efforts to strengthen the foundation of children's religious moderation character in families in the Industry 4.0 era. Findings indicate that religious education, parental role modeling, and community participation significantly shape children's moderate attitudes. Strengthening religious moderation requires a balanced approach integrating education, guidance, and social engagement to nurture a generation that respects diversity and coexists peacefully in a pluralistic society.
References
Amalia, E. S., dkk. (2024). Implementasi nilai moderasi beragama pada anak usia dini: Studi kasus KB PAUD Al-Aman Podosugih. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 551–559. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.3025
Anwar, R. N. (2020). Penanaman nilai-nilai Islam moderat pada anak usia dini dalam keluarga sebagai upaya menangkal radikalisme. Al Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 4(2), 155–163. https://doi.org/10.29300/ja.v4i1.4348
Barjah. (2025, Februari 2). Inilah arah baru moderasi beragama dalam RPJPN 2025–2045. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.
BKKBN. (2009). Pegangan kader tentang anak remaja. BKKBN.
Eko, E. R. Y. (2023). Menanamkan nilai moderasi beragama sejak anak usia dini di PAUD dan TK sangat strategis. Paudpedia Kemdikbud. https://paudpedia.kemdikbud.go.id/berita/eny-retno-yaqut-menanamkan-nilaimoderasi-beragama-sejak-anak-usia-dini-di-paud-dan-tk-sangat-strategis
Ernawati. (2024). Mengukir harapan baru di tahun 2025 tanpa diskriminasi minoritas. Jalan Damai. https://jalandamai.org/mengukir-harapan-baru-di-tahun-2025-tanpadiskriminasi-minoritas.html
Fatmala, S. (2022). Peran orang tua terhadap pendidikan karakter anak usia dini. Proceedings Membangun Karakter dan Budaya Literasi Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SD: C.E.S Conference of Elementary Studies, 599–611.
Firmansyah. (2025). Kemenag targetkan 1000 kampung moderasi beragama rampung pada 2025. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/4564234/kemenag-targetkan1000-kampung-moderasi-beragama-rampung-pada-2025
Gussevi, S., & Muhfi, N. A. (2021). Tantangan mendidik generasi milenial Muslim di era revolusi industri 5.0. Paedagogie, 2(1).
Hairani, D. R. (2017). Penerapan nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di TK Yomako Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura Papua. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan (JKPPK), 1(1). https://jurnal.aksaraglobal.co.id/index.php/jkppk/article/download/80/71
Hurlock, E. B. (2019). Perkembangan anak (M. Tjandrasa, Trans.). Erlangga. (Karya asli diterbitkan 1980).
Junaedi, M. (2017). Paradigma baru filsafat pendidikan Islam. Prenadamedia Group.
Khoeron, M. (2025, Februari 2). Membangun spirit moderat sejak usia dini. Kemenag. https://kemenag.go.id/kolom/membangun-spirit-moderat-sejakusia-dini-3u3Zh
Kurniawan, S. (2013). Pendidikan karakter. Ar-Ruzz Media.
Kusmawati, H., dkk. (2022). Peran ibu dalam mengajarkan moderasi beragama pada anak di masa pandemi Covid-19. El-Tarbawi, 12(2), 129–154. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol12.iss2.art2
Mardliyah, A. A., & Rozi, S. (2019). Karakter anak Muslim moderat: Deskripsi, ciri-ciri, dan pengembangannya di lembaga pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Keislaman Tarbiya Islamiyah, 8(2).
Masliyana, M. (2023). Penanaman nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.21093/bocah.v2i1.5744
Nenohai. (2024). Refleksi moderasi beragama dan kebebasan beragama di tahun 2024 dan pelajaran pentingnya bagi masyarakat Indonesia di tahun 2025. Jalan Damai. https://jalandamai.org
Ningrum, A. W. (2022). Peran orang tua dalam mendidik moderasi beragama pada anak di Pelang Mayong Jepara (Skripsi, UIN Walisongo Semarang). http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/17950
Nurfirdaus, B. N. (2024). Pola asuh untuk menumbuhkan karakter moderat pada anak. Syi`ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam, 7(2), 69–76. https://doi.org/10.37567/syiar.v7i2.2554
Rochim, M. F., dkk. (2024). Integration of Madrasah Diniyah as strengthening religious moderation in elementary school. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 11(2), 133–148. https://doi.org/10.24252/auladuna.v11i2a3.2024
Samokhvalova, A. G. (2016). Parenting mistakes as a factor in communication difficulties in children. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 233, 151–156.
Setiawan, M. G. (2000). Menerobos dunia anak. Yayasan Kalam Hidup.
Syafri, F. (2024, Februari 2). Pendidikan moderasi beragama bagi anak usia dini. Viral Publik.
Terjemah Kemenag. (2019). Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 143.
Umar, M., et al. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis moderasi beragama pada jenjang pendidikan anak usia dini. Edukasi, 19(1), 101–111. https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i1.798
Wati, F. S. (2023). Analisis dampak pendidikan moderasi beragama terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini di Bali. Proceeding Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis agama. Pustaka Pelajar.
Yuliana. (2022). Penguatan moderasi beragama pada anak usia dini sebagai upaya pencegahan radikalisme di masa pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2974–2984. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1572
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mufatihatut Taubah, Dewi Ulya Mailasari, Noor Fais, Farida Isroani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Teknologi Pendidikan is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in Jurnal Teknologi Pendidikan agree to the following terms.
Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
- You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
- No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.




