Kelayakan Shampo Berbahan Dasar Lidah Buaya Dan Jeruk Nipis Untuk Perawatan Rambut Rontok

Penulis

  • Hilda Wanti Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Syakira Kurnia Sari Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Nadia Lasmi Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Fidella Eriza Putri Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Fharadita Ariyani Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Siska Miga Dewi Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia
  • Indra Saputra Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jtr.14.1.03

Kata Kunci:

shampo,lidah buaya, jeruk niis, rambut rontok

Abstrak

Rambut adalah bagian penting pelindung kepala dari paparan udara luar. Masalah kerontokan rambut diderita oleh banyak orang. Lidah buaya merupakan bahan alami yang secara tradisional dipakai untuk mengatasi masalah kerontokan rambut. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan lidah buaya dapat dijadikan alternatif perawatan rambut yang berperan dalam merawat rambut kering, menguatkan akar rambut, dan mengurangi kerontokan rambut. Jeruk nipis merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk membunuh bakteri penyebab ketombe.Tujuan: Mengetahui efektifitas ekstrak gel lidah buaya terhadap pertumbuhan rambut agar rambut tidak midah rontok dan kulit kepala bersih anti ketombe . Metode: Penelitian eksperimental dengan 9 panelis diantaranya 2 dosen 3 masyarakat umum dan 5 mahasiswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh penggunaan lidah buaya dan jeruk nipis dalam perawatan kulit kepala dan rambut terhadap peningkatan hasil pengurangan kerontokan rambut. Berdasarkan hasil eksperimen dari beberapa sampel yang terpilih pada warna dengan panelis lebih suka Fr 3 yaitu sanagat menarik dengan skor 44,44 %. tingkat aroma dengan panelis suka pada Fr 3 sangat berbau khas  dengan skor 77,77% . daya buih dengan panelis lebih suka Fr 3 yaitu cukup berbuih dengan skor 33,33%. tingkat kesukaam dengan panelis suka pada FR 3 yaitu sangat suka dengan skor 55,55%.

Referensi

1. Ambarwati, N. S., Supiani, T., Laksmi, N. A., & Atmanto, D. (2020). Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Dengan Pemanfaatan. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 7 (02), 117-129.

2. Rahmawat, Y. ((2019)). Pengaruh Penambahan Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Sifat Fisik Shampo. e-Journal, 8 (1), 76-83.

3. Saraswati, A. R., & Putriana, N. A. (2006). Formulasi Shampo Anti Ketombe Dan Anti Kutu Rambut. Farmaka, 15 (1), 248-261.

4. Fatmawati, A. (2014). Pengaruh Penggunaan Hair Tonic Bunga Rosella (Habiscus Sabdariffa) Terhadap Hasil Pengurangan Kerontokan Rambut Kulit Kepala. Unuversitas Negeri Jakarta (UNJ), 1-57.

5. Islamiyanti, I. (2017). Pengaruh Penggunaan Sampo Kulit Pisang Raja (Musa Textilia) Terhadap Pengurangan Ketombe (Dandruff) Pada Kulit Kepala. Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 1-143.

6. Laksmi, N. A. (2017). Pengaruh Penggunaan Lidah Buaya (Aloe Vera) Terhadap Hasil Pengurangan Ketombe Pada Kulit Kepala. Universitas Negeri Jakarta, 1-197.

Diterbitkan

2024-05-30

Artikel Serupa

<< < 1 2 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.