Strategi Kontraktor Dalam Manajemen Multi Proyek Konstruksi Secara Bersamaan

Authors

  • Jefriyan Fadli Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas Kampus Unand Limau Manih, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, 25165, Indonesia
  • Akhmad Suraji Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas Kampus Unand Limau Manih, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, 25165, Indonesia
  • Taufika Ophiyandri Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas Kampus Unand Limau Manih, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, 25165, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v20i2.54298

Keywords:

Kontraktor Kecil-Menengah, Manajemen Ahli, Manajemen Keuangan, Manajemen Peralatan, Manajemen Proyek Bersamaan

Abstract

Industri konstruksi menghadapi tantangan dalam mengelola beberapa proyek secara bersamaan atau Concurrent Project Management (CPM), terutama bagi kontraktor kecil-menengah yang memiliki keterbatasan dalam sumber daya. Pengelolaan tenaga ahli, keuangan, peralatan, dan material menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan proyek multi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kontraktor dalam CPM untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap dua kontraktor kecil-menengah, CV.Malaya Cipta Nusa dan CV.Putyra Swarna Dwipa, yang mengelola lima proyek konstruksi secara bersamaan di Kabupaten Batang Hari. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan dalam pengelolaan sumber daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama dalam CPM meliputi rotasi tenaga kerja antar proyek untuk mengoptimalkan produktivitas, fleksibilitas dalam alokasi dana guna menjaga kelancaran arus kas, penyewaan peralatan berat sebagai langkah efisiensi biaya, serta pemanfaatan sisa material antar proyek untuk mengurangi pemborosan. Meskipun strategi ini efektif, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan tenaga ahli, risiko keuangan akibat penggunaan dana lintas proyek, serta perlunya pengawasan ketat terhadap peralatan dan material. Oleh karena itu, implementasi sistem manajemen berbasis teknologi dan pengawasan yang lebih ketat direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proyek multi konstruksi bagi kontraktor.

References

Damayanti, T., Yuni, N. K. S. E., Yuliana, N. P. I., dan Wahyudi, I. G. B. (2025). Identifikasi Kesenjangan Kinerja Konsultan Pengawas Konstruksi di Kota Denpasar. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(1), 84–92.

Hansen, S. (2020). Investigasi Teknik Wawancara dalam Penelitian Kualitatif Manajemen Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 283–294.

Hanun, Y., Simanjuntak, M. R. A., dan Priyambodo, A. B. (2019). Jalan Tol pada Tahap Pelaksanaan Konstruksi (Studi Kasus Proyek Jalan Tol Cisumdawu). Seminar Nasional Technopex Institut Teknologi Indonesia, 103–108.

Khaidir, I. (2018). Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Sumatera Barat. Jurnal Rekayasa, 8(1), 32–49

Kurniawan, F., Wulandari, D. A. R., dan Ayu, L. A. (2018). Studi Kasus Keterlambatan Proyek Konstruksi di Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Kontrak Kerja. Narotama Jurnal Teknik Sipil, 2(2), 21–31.

Ophiyandri, T., Hadiguna, R. A., dan Honesti, D. (2023). Penyebab Keterlambatan Konstruksi Proyek Jalan Kota di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Bangunan: Konstruksi & Desain, 1(2), 109–114.

Pramono, Y. dan Lusiana, R. E. M. (2014). Rancangan Sistem Manajemen Material Pada Proyek Pembangunan Perluasan Hotel Mercure 8 Lantai. JeLAST: Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, 1(1), 1–11.

Priana, S. E. (2019). Konsep Pengembangan Kontraktor Kecil. Ensiklopedia of Journal, 1(2), 225–231.

Rita, E., Carlo, N., dan Nandi. (2021). Penyebab dan Dampak Keterlambatan Pekerjaan Jalan di Sumatera Barat Indonesia. Jurnal Rekayasa, 11(1), 27–37.

Siahaan, S. B. dan Simanjuntak, M. R. A. (2022). Kajian Identifikasi Risiko pada Tahap Pelaksanaan Proyek Konstruksi: Studi Kasus Multiple Project Management. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 578–585.

Vitri, G. dan Herman, H. (2018). Peranan Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur Melalui Program Pemberdayaan di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Teknik Sipil ITP, 5(2), 96–105.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.

Downloads

Published

2025-04-13