Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Menggunakan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan dan Metode Upper Control Limit (Studi Kasus Jalan Tol Cawang-Tj. Priok-Pluit) (In Press)

Authors

  • Erich Fondashi Prakoso Program Studi S1 Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekerjaan Umum Jakarta, Jl. Laksamana Malahayati No. 6 Jakarta Timur 13430, Indonesia
  • Effy Hidayaty Program Studi S1 Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekerjaan Umum Jakarta, Jl. Laksamana Malahayati No. 6 Jakarta Timur 13430, Indonesia
  • Dian Sovana Program Studi S1 Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekerjaan Umum Jakarta, Jl. Laksamana Malahayati No. 6 Jakarta Timur 13430, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.58494

Keywords:

Jalan Tol, Karakteristik, Kecelakaan, Kendaraan, Lalu Lintas

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di jalan raya pada lima tahun terakhir sangat memprihatinkan, sehingga keselamatan di jalan harus dipandang secara komprehensif dari semua aspek, termasuk perencanaan dan pelaksanaan pembuatan jalan. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik kecelakaan lalu lintas, mengetahui ruas yang rawan terjadi kecelakaan, mengetahui hubungan geometri dan perkerasan jalan dan menawarkan solusi alternatif untuk mencegah berulangnya kecelakaan lalu lintas di masa mendatang, studi kasus Jalan Tol Cawang-Tj. Priok-Pluit. Dari hasil analisis diperoleh kecelakaan yang paling dominan pada kecelakaan ganda oleh faktor manusia dengan korban paling banyak adalah luka ringan, terjadi pukul 06.00-12.00 pada hari kerja dan saat cuaca cerah di jalan utama. Jenis kendaraan yang paling dominan terlibat adalah kendaraan golongan I dengan kondisi kendaraan rusak ringan. Daerah rawan kecelakaan pada ruas jalan Tj,Priok-Ancol Timur, dengan nilai AEK> dari UCL, jari-jari tikungan pada ruas jalan Tj.Priok-Ancol Timur STA 16+800 diperoleh nilai R = 500 m > 210 m, nilai rata-rata ketidakrataan 2,64 m/km ≤ 4,00 m/km, memenuhi tolok ukur standar pelayanan minimal, nilai rata-rata kekesatan 0,53 µm > 0,33 µm memenuhi tolok ukur standar pelayanan minimal. Solusi alternatif pencegahan dan penanganan berupa pemasangan rambu–rambu peringatan lalu lintas dan perbaikan jalan yang rusak pada lokasi rawan kecelakaan.

References

Adawiyah, R., Rahmatullah, dan Surya, A. (2021). Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (Ruas Jalan KM 10 - KM 17 Gambut). Jurnal Teknologi Berkelanjutan (Sustainable Technology Journal), 10(1), 16-21.

A'ini, H. N., Purnomoasri, R. A. D., Nursetyo, G. (2025). Analisis Kecelakaan di Jalan Raya Nganjuk-Madiun dengan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan dan Upper Control Limit. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 30(2), 60-68.

Apriansyah dan Trimurti, E. (2025). Strategi Peningkatan Kinerja dan Keselamatan Jalan di Jalan Sulawesi Kota Pontianak. Menara : Jurnal Teknik Sipil,20(2), 65-77.

Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. (2009). Geometri Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol No. 007/BM/2009. Jakarta.

Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. (2004). Pedoman Konstruksi dan Bangunan Pd T-09-2004-B Pedoman Penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas. Jakarta.

Ellytrina, D. F. dan Zhafirah, A. (2023). Analisis Pengaruh Geometrik Jalan terhadap Kecelakaan Lalu Lintas. Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil, 11(2), 121-128.

Eviza, V. (2022). Pengaruh Geometrik Jalan terhadap Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas. Universitas Bung Hatta.

Hanafi, H., Rusgiyarto, F., dan Pratama, R. (2020). Analisis Tingkat Keselamatan Jalan Tol Berdasarkan Metode Pembobotan Korlantas (Studi Kasus : Jalan Tol Cipularang). Jurnal Teknik : Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik, 18(2), 49-58.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2011). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 19/PRT/M/2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan. Jakarta.

Kojo, R. dan Kawet, R. (2024). Analisis Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Penghubung Desa Kolongan Atas dan Desa Leilem Dengan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK). Tekno, 22(87), 221-231.

Lestari, U. S., Yasruddin, dan Adawiyah , R. (2022). Analisis Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Daerah Rawan Kecelakaan Jalan Ahmad Yani (Ruas KM 37 – KM 82) Kabupaten Banjar. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 6(2), 102-117.

Pemerintah Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol. Jakarta.

PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (2024). Laporan Bulanan. Jakarta: Departemen Pelayanan Lalu Lintas.

Simamora, M. A. (2011). Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol Belmera. Universitas Sumatera Utara.

Yandi, T., Lubis, F., dan Winayati. (2020). Karakteristik Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Yos Sudarso Rumbai Kota Pekan Baru. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 14(1), 17-21.

Downloads

Published

2026-03-10