Pemodelan 3D Candi Badut Menggunakan UAV Fotogrametri (In Press)

Authors

  • Martince Novianti Bani Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9 Lowokwaru Kota Malang, 65141, Indonesia
  • Anisah Nur Fajarwati Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, 65141, Indonesia
  • Helik Susilo Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, 65141, Indonesia
  • Yehezkiel Septian Yoganata Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, 65141, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.62843

Keywords:

Candi Badut, Model 3D, UAV

Abstract

Pendokumentasian cagar budaya secara akurat merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian dan analisis struktur bangunan bersejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tiga dimensi (3D) Candi Badut menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan metode Structure from Motion (SfM) serta mengevaluasi tingkat akurasinya melalui perbandingan dengan pengukuran langsung di lapangan. Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV dengan konfigurasi pemotretan oblique dan tingkat pertampalan tinggi untuk memperoleh citra yang optimal. Data citra kemudian diproses menggunakan perangkat lunak berbasis SfM untuk menghasilkan point cloud, mesh 3D, dan produk lainnya. Evaluasi akurasi dilakukan melalui analisis kesalahan geometrik dan uji statistik menggunakan uji t dua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 3D yang dihasilkan memiliki tingkat konsistensi tinggi, dengan nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,5629 meter. Selain itu, hasil uji t menunjukkan p-value sebesar 0,9844, yang menandakan tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengukuran lapangan dan model 3D. Temuan ini mengonfirmasi bahwa UAV dengan teknik pengolahan data SfM mampu menyediakan representasi digital yang cukup akurat dan dapat diandalkan untuk dokumentasi, dengan harapan dapat digunakan untuk upaya konservasi cagar budaya Candi Badut. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai teknik efektif dalam pemetaan dan pemodelan bangunan cagar budaya.

References

Bagnolo, V. dan Paba, N. (2019). UAV-Based Photogrammetry for Archaeological Heritage Site Survey and 3D Modeling of the Sardus Pater Temple (Italy). The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, 42-2(W17), 45–51.

Bani, M. N., Susilo, H., dan Fajarwati, A. N. (2025). Analisis Penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk Inspeksi dan Pemodelan 3D Gedung. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(1), 39–47.

Bioresita, F., Hidayat, H., Kurniawan, J. R., Purnomo, S., dan Grussenmeyer, P. (2023). 3D Modelling of Sanggrahan Temple using UAV Imagery and Terrestrial Photogrammetry Method. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1276(1), 012043.

Bouty, R. F., Sholihah, A. B., dan Agustiananda, P. A. P. (2019). Preservation of Conclusion Temple with “Historic Urban Landscape” Technique in the Islamic Indonesia University Environment. International Journal of Architecture and Urbanism, 3(1), 1–8.

Burdziakowski, P. (2018). UAV in Todays Photogrammetry? Application Areas and Challenges. 18th International Multidisciplinary Scientific GeoConference SGEM 2018, 18(2.3), 241-248.

Jo, Y. H. dan Hong, S. (2019). Three-Dimensional Digital Documentation of Cultural Heritage Site Based on the Convergence of Terrestrial Laser Scanning and Unmanned Aerial Vehicle Photogrammetry. ISPRS International Journal of Geo-Information, 8(2), 53.

Marčiš, M., Fraštia, M., dan Vošková, K. T. (2024). Potential of Low-cost UAV Photogrammetry for Documenting Hard-to-access Interior Spaces Through Building Openings. Heritage, 7(11), 6173–6191.

Partama, I. G. Y. (2025). 3D Modeling using UAV-Photogrammetry Technique for Digital Documentation of Cultural Heritage Buildings. International Journal of GEOMATE, 28(126), 61-70.

Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jakarta.

Remondino, F. dan Rizzi, A. (2010). Reality-based 3D Documentation of Natural and Cultural Heritage Sites—Techniques, Problems, and Examples. Applied Geomatics, 2(3), 85–100.

Samadzadegan, F., Javan, F. D., dan Asl, M. Z. (2023). Architectural Heritage 3D Modelling using Unmanned Aerial Vehicles Multi-view Imaging. International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, 48(M2), 1395–1402.

Suchocki, C., Okrój, S., dan Błaszczak-Bąk, W. (2023). Methodology for the Measurement and 3D Modelling of Cultural Heritage: A Case Study of the Monument to the Polish Diaspora Bond with the Homeland. Reports on Geodesy and Geoinformatics, 116(1), 1-8

Soviyani, A., Kumoro, S. T., Saifulloh, Sumariyanto, Nurali, Sutomo, E. (1995). Candi Badut dan Pemugarannya. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Xv, J., Deng, F., dan Liu, H. (2022). Point Cloud Convolution Network Based on Spatial Location Correspondence. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(12), 591.

Downloads

Published

2026-03-08