Studi Numerikal Sambungan Balok – Kolom Baja dengan Tipe Pelat Ujung Diperpanjang (In Press)

Authors

  • Daniel Juanito Tolan Institut Teknologi Nasional Malang, Jl. Bendungan Sigura-gura No. 2, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Ester Prikasari Institut Teknologi Nasional Malang, Jl. Bendungan Sigura-gura No. 2, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Mohammad Erfan Institut Teknologi Nasional Malang, Jl. Bendungan Sigura-gura No. 2, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.65607

Keywords:

Momen-rotasi, Pelat Ujung, Sambungan Balok-kolom, Siklik

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku sambungan balok-kolom baja dengan pelat ujung yang diperkuat dan diperpanjang di bawah pembebanan monotonik dan siklik, dengan mempertimbangkan arah pembebanan di ujung balok. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga menggunakan bantuan perangkat lunak ABAQUS, dengan mengacu pada ketentuan SNI 1729:2020, SNI 7860:2020, AISC 360-22, AISC 341-22, dan FEMA 350. Model sambungan yang dianalisis pada arah sumbu kuat dan lemah kolom menggunakan dua skema pembebanan: beban searah dan berlawanan arah pada ujung balok. Respons sambungan dievaluasi melalui kurva momen-rotasi, distribusi tegangan von Mises ekivalen, pola deformasi, serta kapasitas rotasi sambungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa arah pembebanan memiliki pengaruh signifikan terhadap respons momen-rotasi, stabilitas histeresis, dan mekanisme kegagalan sambungan. Dalam semua skema pembebanan, sambungan hanya mencapai rotasi maksimum 3% dan tidak memenuhi batas rotasi minimum 4% yang ditentukan dalam AISC 341-22, maupun prinsip kolom kuat-balok lemah.

References

American Institute Steel Construction. (2022). AISC 341-22 about Seismic Provisions for Structural Steel Buildings Supersedes the Seismic Provisions for Structural Steel Buildings. Chicago.

American Institute Steel Construction. (2022). AISC 360-22 about Specification for Structural Steel Buildings Supersedes the Specification for Structural Steel Buildings. Chicago.

American Institute Steel Construction. (2004). AISC DG04 about Steel Design Guide Extended End-plate Moment Connections Seismic and Wind Applications Second Edition. Chicago.

American National Standards Institute. (2014). ASTM A325 about Specification for Structural Bolts, Steel, Heat Treated, 120/105 ksi Minimum Tensile Strength. Pennsylvania.

Badan Standarisasi Nasional. (2020). SNI 1729-2020 tentang Spesifikasi untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta.

Elhout, E. A. (2024). Effect of Beam-column Connection Types on the Response Modification Factors of Steel Frames. International Journal of Steel Structures, 24(1), 132–143.

El-Khoriby, S., Sakr, M. A., Khalifa, T. M., dan Eladly, M. M. (2017). Modelling and Behaviour of beam-to-column connections under axial force and cyclic bending. Journal of Constructional Steel Research, 129(2017), 171–184.

Federal Emergency Management Agency. (2000). FEMA 350 about Recommended Seismic Design Criteria for New Steel Moment-Frame Buildings. Washington D.C.

Haghollahi, A. dan Ahmadi, H. (2018). Cyclic Behavior of Steel Beam-to-Column Moment Connections using Different Sizes of Flange Plates and Reinforced by a Single Rib Plate. Civil Engineering Journal, 4(1), 138–150.

Japanese Standards Association. (2020) . JIS G3101 about Rolled Steels for General Structure. Tokyo.

Kusumastuti, D., Tenderan, R., Mahib, N. Y., dan Jayusman, A. A. (2025). Kajian Kelayakan Seismik dan Penyusunan Sambungan Tipikal Bolted Flange Plate pada Sistem SRPMK Menggunakan Profil Baja Indonesia. Jurnal Teknik Sipil, 32(3), 371-382.

Leman, S., Tavio, dan Christianto, D. (2023). Analisis Prilaku dan Distribusi Tegangan pada Sambungan Pelat Tarik dengan Aplikasi Finite Element. KoNTekS17: Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-17, 1(3), 487-505.

Panjaitan, A., Hasibuan, P., Afifuddin, M., Bermansyah, S., dan Haiqal, M. (2025). Kajian Eksperimental Evaluasi Kinerja Kuat Lentur Sambungan Ordinary dan Extended End Plate. Jurnal Teknik Sipil: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang, 32(2), 123–138.

Qiao, W. T., Zhu, R. J., Wang, D., Li, J., dan Yuan, J. W. (2020). Study on Moment-rotation Relationship of Steel Sleeve Beam-column Joint with Interference Fit. Advanced Steel Construction, 16(4), 337–345.

Rada, D. C. dan Zulfakar, M. (2024). Displacement Characteristics of Stiffened Column-Beam End-Plate Joints: A Comparative Study. 13(02), 2024. Jurnal Sustainable: Jurnal Hasil Penelitian dan Industri Terapan, 13(2), 1-7.

Sihombing, D., Naibaho, P. R. T., dan Sembiring, K. (2025). Analisis Perhitungan Rancangan Bangunan Gudang (Studi Kasus: Gudang Konsolidasi Block C.05 SBU Marunda – Jakarta) (In Press). Menara: Jurnal Teknik Sipil, 21(1), 125–137.

Surya, Y. A., Nuryanto, F. M., dan Tunggulgeni, E. (2025). Analisa Lendutan terhadap Stabilitas Struktur Rangka Atap Gedung Kantor pada Kawasan X Makassar. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 99–105.

Syarifudin, A., Hakim, L., dan Yuana, P. S. (2024). Analisis Potensi Kegagalan yang Mungkin Terjadi pada Sambungan Haunched yang Biasa Diterapkan di Indonesia dengan Metode Numerik. Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil, 17(1), 37-46.

Downloads

Published

2026-03-15