Pemodelan Bangunan Pengaman Pesisir Pantai Akoon dalam Menghadapi Muson Timur (In Press)

Authors

  • Isak Lilipory Politeknik Negeri Ambon, Jl Ir. Putuhena, Wailela Ambon, Provinsi Maluku, 97117, Indonesia
  • Marios Peilouw Politeknik Negeri Ambon, Jl Ir. Putuhena, Wailela Ambon, Provinsi Maluku, 97117, Indonesia
  • Ganisa Elsina Salamena Politeknik Negeri Ambon, Jl Ir. Putuhena, Wailela Ambon, Provinsi Maluku, 97117, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.65957

Keywords:

Bangunan Pantai, Gelombang, Muson Timur, Pemodelan

Abstract

Saat musim timur wilayah Pulau Nusalaut yang menghadap ke timur ke arah Laut Banda yaitu Pantai Akoon mengalami permasalahan gelombang ekstrim, para nelayan mendapat kesulitan dalam menambatkan perahu. Berdasarkan penuturan warga sekitar, gelombang yang tingginya sekitar 1,75 meter ini mengakibatkan para nelayan harus mencari Lokasi tambatan atau dermaga sementara di sisi pulau yang lainnya yang jika diakses darat cukup memakan waktu, karena infrakstruktur transportasi jalan di Nusalaut kurang memadai. Penelitian ini bertujuan melalukan studi untuk menentukan bangunan pelindung pantai yang sesuai dan posisi perletakannya untuk mereduksi gelombang. Metode yang digunakan dalam analisis adalah melakukan peramalan gelombang JONSWAP, kemudian melakukan analisis statistik gelombang rencana untuk proses perencanaan. Hasil analisis menunjukan bahwa gelombang secara dominan berasal dari arah tenggara  Gelombang rencana dengan kala ulang 50th. Pemodelan  mengasilkan perencanaan pemecah gelombang dengan penempatan series sebanyak tiga pemecah gelombang dengan panjang masing-masing 20 meter dan tinggi bangunan 9,2 meter dari dasar laut dengan elevasi dasar -4 meter.

References

Achiari, H., Ahmad, A. L., dan Sulaiman, D. M. (2020). Analisis Refleksi dan Transmisi Gelombang pada Pemecah Gelombang Tiang Pancang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(3), 723-737.

Amalia, D. dan Sarwono, B. (2017). Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 284 - 289.

Husain, F. (2023). Efektifitas Kerja Bangunan Pemecah Gelombang Pelabuhan Soekarno-Hatta dalam Mereduksi Tinggi Gelombang Datang. Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman, 2(2), 46-51.

Husain, F., Paroka, D., dan Rahman, S. (2021). Penggunaan Pemecah Gelombang Terendam untuk Mengurangi Abrasi di Pulau Lamputang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 3(2), 65-70.

Hutasuhut, R., Putra, O. A., dan Fauzan, S. A. (2025). Metode Pelaksanaan Pekerjaan Raft-Pile Foundation pada Proyek Bangunan Gedung di Kawasan PIK 2. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 76-85.

Kakiailatu, J. S. H., Masrikat, J. A., dan Tubalawony, S. (2024). Enso (El Niño-Southern Oscillation) Influence on Wind and Wave Variability in Maluku Waters. Jurnal Perikanan Unram, 14(2), 887–897.

Lusiasmianti, Tanan, B., dan Tanje, H. W. (2022). Alternatif Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Tipe Groin di Desa Hatu Kabupaten Maluku Tengah. Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ), 4(3), 383–392.

Nareswari, T. P. A. dan Nusantara, D. A. D. (2022). Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang pada Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil (REKATS), 2(2), 1-10.

Rizal, N. F. T., Jansen, T., dan Thambas, A. H. (2021). Perencanaan Pemecah Gelombang (Breakwater) di Daerah Pantai Desa Saonek Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Jurnal Sipil Statik, 9(4), 717-724.

Salamena, G. E., Salamena, G. A., Loupatty, G., dan Palembang, C. F. (2025). 3D Modeling Computation to Evaluate Groyne Structure Performance: Case Study of Passo Coastal Area. BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications, 19(1), 643–0654.

Sappetau, I. A., Tanan, B., dan Bungin, E. R. (2020). Perancangan Pemecah Gelombang di Pantai Auki Kabupaten Biak Numfor, Papua. Paulus Civil Engineering Journal, 2(3). 161-170.

Downloads

Published

2026-05-02