Pemodelan Bangunan Pengaman Pesisir Pantai Akoon dalam Menghadapi Muson Timur (In Press)
DOI:
https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.65957Keywords:
Bangunan Pantai, Gelombang, Muson Timur, PemodelanAbstract
Saat musim timur wilayah Pulau Nusalaut yang menghadap ke timur ke arah Laut Banda yaitu Pantai Akoon mengalami permasalahan gelombang ekstrim, para nelayan mendapat kesulitan dalam menambatkan perahu. Berdasarkan penuturan warga sekitar, gelombang yang tingginya sekitar 1,75 meter ini mengakibatkan para nelayan harus mencari Lokasi tambatan atau dermaga sementara di sisi pulau yang lainnya yang jika diakses darat cukup memakan waktu, karena infrakstruktur transportasi jalan di Nusalaut kurang memadai. Penelitian ini bertujuan melalukan studi untuk menentukan bangunan pelindung pantai yang sesuai dan posisi perletakannya untuk mereduksi gelombang. Metode yang digunakan dalam analisis adalah melakukan peramalan gelombang JONSWAP, kemudian melakukan analisis statistik gelombang rencana untuk proses perencanaan. Hasil analisis menunjukan bahwa gelombang secara dominan berasal dari arah tenggara Gelombang rencana dengan kala ulang 50th. Pemodelan mengasilkan perencanaan pemecah gelombang dengan penempatan series sebanyak tiga pemecah gelombang dengan panjang masing-masing 20 meter dan tinggi bangunan 9,2 meter dari dasar laut dengan elevasi dasar -4 meter.
References
Achiari, H., Ahmad, A. L., dan Sulaiman, D. M. (2020). Analisis Refleksi dan Transmisi Gelombang pada Pemecah Gelombang Tiang Pancang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(3), 723-737.
Amalia, D. dan Sarwono, B. (2017). Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 284 - 289.
Husain, F. (2023). Efektifitas Kerja Bangunan Pemecah Gelombang Pelabuhan Soekarno-Hatta dalam Mereduksi Tinggi Gelombang Datang. Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman, 2(2), 46-51.
Husain, F., Paroka, D., dan Rahman, S. (2021). Penggunaan Pemecah Gelombang Terendam untuk Mengurangi Abrasi di Pulau Lamputang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 3(2), 65-70.
Hutasuhut, R., Putra, O. A., dan Fauzan, S. A. (2025). Metode Pelaksanaan Pekerjaan Raft-Pile Foundation pada Proyek Bangunan Gedung di Kawasan PIK 2. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 76-85.
Kakiailatu, J. S. H., Masrikat, J. A., dan Tubalawony, S. (2024). Enso (El Niño-Southern Oscillation) Influence on Wind and Wave Variability in Maluku Waters. Jurnal Perikanan Unram, 14(2), 887–897.
Lusiasmianti, Tanan, B., dan Tanje, H. W. (2022). Alternatif Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai Tipe Groin di Desa Hatu Kabupaten Maluku Tengah. Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ), 4(3), 383–392.
Nareswari, T. P. A. dan Nusantara, D. A. D. (2022). Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang pada Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil (REKATS), 2(2), 1-10.
Rizal, N. F. T., Jansen, T., dan Thambas, A. H. (2021). Perencanaan Pemecah Gelombang (Breakwater) di Daerah Pantai Desa Saonek Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Jurnal Sipil Statik, 9(4), 717-724.
Salamena, G. E., Salamena, G. A., Loupatty, G., dan Palembang, C. F. (2025). 3D Modeling Computation to Evaluate Groyne Structure Performance: Case Study of Passo Coastal Area. BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Applications, 19(1), 643–0654.
Sappetau, I. A., Tanan, B., dan Bungin, E. R. (2020). Perancangan Pemecah Gelombang di Pantai Auki Kabupaten Biak Numfor, Papua. Paulus Civil Engineering Journal, 2(3). 161-170.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Isak Lilipory, Marios Peilouw, Ganisa Elsina Salamena

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
