Studi Alternatif Perencanaan Struktur pada Gedung Tower 3 ITS Menggunakan Peredam Gempa Tipe VED (In Press)
DOI:
https://doi.org/10.21009/jmenara.v21i2.67197Keywords:
Gempa, Kinerja, Peredam, Struktur, VEDAbstract
Peningkatan ketinggian dan kompleksitas bangunan bertingkat menyebabkan struktur semakin rentan terhadap beban gempa. Oleh karena itu, diperlukan sistem peredaman energi untuk meningkatkan kinerja seismik bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi alternatif perencanaan struktur beton bertulang pada Gedung Tower 3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan penerapan Viscoelastic Damper (VED). Analisis struktur dilakukan dengan membandingkan respons seismik gedung tanpa dan dengan VED berdasarkan ketentuan SNI 1726:2019. Parameter yang dievaluasi meliputi simpangan antar lantai, gaya geser dasar, dan gaya dalam elemen struktur. Pemodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan viscoelastic damper mampu mengurangi respons seismik struktur secara signifikan, khususnya pada waktu getar struktur, simpangan antar lantai dan gaya geser dasar. Dengan demikian, penggunaan viscoelastic damper dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kinerja dan keamanan struktur beton bertulang terhadap beban gempa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rambu, Mohammad Erfan, Surya Wibawanto Sunarwadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
