Perubahan Desain Pada Proyek Rumah Sakit Design and Build di Wilayah Kepulauan
DOI:
https://doi.org/10.21009/jmenara.v22i1.69237Keywords:
Design and Build, Manajemen Risiko. Perubahan Desain, Rumah Sakit, Wilayah KepulauanAbstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis perubahan desain yang paling dominan pada proyek rumah sakit dengan kontrak Design and Build (D&B) di wilayah kepulauan Indonesia, khususnya Kabupaten Nias dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Data dikumpulkan dari 100 responden yang terdiri atas kontraktor, konsultan perencana, konsultan pengawas, manajemen konstruksi, pemilik proyek, dan akademisi yang terlibat dalam proyek rumah sakit. Instrumen penelitian mencakup 20 variabel perubahan desain yang disusun berdasarkan kajian literatur dan diukur menggunakan skala Likert lima tingkat. Analisis data dilakukan menggunakan Relative Importance Index (RII) untuk menentukan tingkat kepentingan dan peringkat masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan akibat bencana alam (X20) merupakan faktor paling dominan, diikuti oleh perubahan akibat kondisi lapangan (X3), integrasi sistem MEP dan peralatan medis (X8), regulasi dan perizinan (X18), serta kesalahan dan kekurangan desain awal (X2). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor eksternal dan teknis memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor manajerial dalam memicu perubahan desain pada proyek rumah sakit di wilayah kepulauan. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar peningkatan kualitas perencanaan, investigasi lapangan, koordinasi desain, penerapan BIM, dan manajemen risiko untuk mengurangi perubahan desain serta meminimalkan keterlambatan proyek rumah sakit.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2027 Mardi aman, Yofan Saman Agusta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
