Analisis Optimalisasi Waktu dan Biaya Tenaga Kerja dengan Metode CPM pada Gedung 8 Lantai
DOI:
https://doi.org/10.21009/jmenara.v22i1.70168Keywords:
Biaya Tenaga Kerja, Crashing, Critical Path Method, Optimalisasi Waktu, Proyek KonstruksiAbstract
Keterlambatan proyek konstruksi sering dipicu oleh perencanaan tenaga kerja dan penjadwalan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan durasi dan biaya tenaga kerja pada Proyek Gedung 8 Lantai dengan mengintegrasikan CPM dan teknik crashing berbantuan Microsoft Project. Metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menganalisis data durasi, ketergantungan aktivitas, dan biaya tenaga kerja. Hasil identifikasi menunjukkan lintasan kritis meliputi pekerjaan struktur bawah, atas, arsitektur, dan MEP. Penerapan crashing (lembur dan penambahan pekerja dengan peningkatan produktivitas 1,4 kali) berhasil mempersingkat durasi proyek secara signifikan. Total biaya keseluruhan (tenaga kerja dan alat) justru menurun, misalnya pada struktur bawah dari Rp3,11 miliar menjadi Rp2,80 miliar. Integrasi CPM dan crashing terbukti efektif mengoptimalkan durasi dan efisiensi biaya proyek gedung bertingkat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2027 Dimas Pramuditia, Bukhori

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
