Perencanaan Biaya dan Waktu Proyek Pembangunan Ballroom Hotel Metland Marron Tomohon (In Press)

Authors

  • Avril Eklesia Sepang Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado, JL. Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara Kode 95252, Indonesia.
  • Mycle M Wala Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado, JL. Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara Kode 95252, Indonesia.
  • Daisy Debora G Pangemanan Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado, JL. Raya Politeknik, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara Kode 95252, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.21009/jmenara.v22i1.70836

Keywords:

Biaya Proyek, Critical Path Method, Jalur Kritis, Manajemen Proyek, Penjadwalan

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi ditentukan oleh kemampuan mengelola biaya, waktu, dan mutu secara seimbang. Perencanaan waktu yang kurang tepat dapat menyebabkan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, peningkatan biaya, penurunan produktivitas, serta berkurangnya efektivitas pemanfaatan sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan metode penjadwalan yang mampu mengidentifikasi aktivitas yang berpengaruh langsung terhadap waktu penyelesaian proyek, sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat dikendalikan secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan biaya dan waktu pada proyek pembangunan Ballroom Hotel Metland Marron Tomohon menggunakan Critical Path Method (CPM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa gambar kerja, Bill of Quantity (BOQ), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan jadwal pelaksanaan proyek. Analisis dilakukan melalui penyusunan jaringan kerja (network planning), perhitungan forward pass dan backward pass, serta penentuan lintasan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya proyek sebesar Rp30.930.430.318 dengan durasi pelaksanaan 68 minggu. Analisis CPM menghasilkan lintasan kritis yang terdiri atas aktivitas A–B–H–L–K–E. Aktivitas pada lintasan tersebut memerlukan pengawasan lebih intensif karena keterlambatan pada salah satu aktivitas dapat memengaruhi waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengendalian biaya serta waktu pada proyek konstruksi dengan karakteristik serupa.

Downloads

Published

2026-10-24