Kucing Sebagai Motif Hias Batik Pada Kemeja Pria
DOI:
https://doi.org/10.21009/qualia.31.05Kata Kunci:
Kucing, Motif, Batik Tulis, Kemeja Pria, TekstilAbstrak
Kucing merupakan hewan yang bersahabat, ia peka terhadap sekitar dan terkadang perilakunya menarik perhatian. Perilaku tersebut menjadi sumber inspirasi dalam perancangan busana kemeja dengan kain yang dibuat melalui teknik batik tulis. Metode perancangan menggunakan practice base research. Kemeja yang akan dibuat kali ini merupakan kemeja pria dengan bentuk lengan pendek tanpa kantung dan variasi kancing tertutup oleh kain. Terdapat 3 langkah dalam pembuatan karya yaitu eksplorasi motif, perancangan karya dan evaluasi hasil. Hasil eksplorasi motif mendapatkan 4 buah motif yaitu motif kucing sebagai motif utama dan motif tulang ikan sebagai motif pelengkap. Dari hasil karya yang telah dibuat terdapat beberapa kekurangan yang diakibatkan oleh kendala-kendala yang terjadi seperti warna yang keluar dari garis diakibatkan lilin yang pecah di permukaan kain. Oleh karena itu, proses menerapkan lilin malam pada kain perlu diperhatikan agar dapat merintangi warna dengan baik.
Referensi
Al Hazmi, F., & Oetopo, A. (2022). Utilization Of Rhizophora Stylosa Bark For Natural Dyeing On Cotton Batik Fabric. Corak: Jurnal Seni Kriya, 11(1), 55-56.
Anjani, R. I., & Patria, A. S. (2019). Perancangan Buku Ilustrasi Edukasi Panduan Memelihara Kucing untuk Anak Usia 10-12 Tahun. Jurnal Seni Rupa, 1(12), 91-98.
Dewi, R. (2018). Kemeja dan Celana Pria. Syiah Kuala University Press.
Lisbijanto, Herry. (2013). Batik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Setianingrum, F. (2012). Manfaat memelihara hewan pada penderita penyakit kronis (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Septi Rahmawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

.png)


