Tabu Tindakan di Daerah Karanganyar, Jawa Tengah: Kajian Linguistik Historis Komparatif
DOI:
https://doi.org/10.21009/risenologi.101.01Keywords:
Taboo, Karanganyar, Comparative Historical LinguisticsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk tabu perbuatan yang masih diyakini dan dipraktikkan oleh masyarakat Karanganyar, Jawa Tengah. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik historis komparatif. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan adanya sembilan bentuk tabu perbuatan yang beragam, mulai dari larangan memasak sayur bening saat ada kematian hingga larangan menggunakan cobek sebagai alas makan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa tabu-tabu ini tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengendalian sosial, tetapi juga mencerminkan sistem kepercayaan yang kompleks dan dinamis. Faktor-faktor yang melatarbelakangi keberadaan tabu ini meliputi keyakinan spiritual, nilai-nilai adat istiadat, dan norma sosial yang telah tertanam dalam masyarakat Karanganyar. Tabu-tabu tersebut juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat identitas kelompok, mentransmisikan nilai-nilai moral, dan memberikan penjelasan tentang fenomena alam yang tidak dapat dipahami secara rasional. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting tentang hubungan antara bahasa, budaya, dan kognisi, serta memiliki implikasi bagi upaya pelestarian warisan budaya tak benda.
References
A’yun, Q. H. (2023). Deskripsi Bahasa Kata Tabu dalam Video PUBG Indonesia Kebodohan Bermain Saat Karantina: Bentuk, Fungsi, dan Penyebab. Deskripsi Bahasa, 6(1), 28–37.
Al Farobi, M., Aminullah, M. A., & Mulyanti, T. (2022). Tabu Ungkapan Dalam Budaya Bahasa Jawa Ngapak Banyumasan. Risenologi: Jurnal Sains, Teknologi, Sosial, Pendidikan, Dan Bahasa, 7(2), 80–85.
Chaizir, M. (2021). Tabu Dalam Kehidupan Masyarakat Ingin Jaya Aceh Besar. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(2), 119.
Keraf, G. (1984). Linguistik Bandingan Historis. PT Gramedia.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. PT Gramedia Pustaka Utama.
Laetisia Jutta Salsabila, D. H. (2024). Kosakata Tabu dalam Interaksi Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pemberdayaan Masyarakat 2024, November, 20–21.
Masrur, I., & Maghfiah, N. I. (2023). Analisis Bentuk, Fungsi, dan Akuisisi Bahasa Tabu pada Siswa Tingkat Dasar: Kajian Pragmatik dan Sosiolinguistik. International Conference on Humanity Education and Sosial, 2(1), 11.
Moleong, L. J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif (Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Ristiawati, W., & Widyastuti, C. S. (2021). Bentuk dan Penggunaan Bahasa Tabu Pendaki di Lingkungan Masyarakat Pencinta Alam di Sikunir Dieng. Risenologi: Jurnal Sains, Teknologi, Sosial, Pendidikan, Dan Bahasa, 6(1), 1–5.
Salwa Nadila, Ratri Chandrasari, M. M. (2010). Jenis-Jenis Bahasa Tabu pada Masyarakat Tutur di Pesisir Kota Lhokseumawe. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 3(4), 129–132.
Soetanto, B. J., Aura, D., Akbar, H., Dwi, E., Anindhyta, X., Nurunnisa, I. A., Paramita, M. D., & Myrilla, N. (2023). Penggunaan Bahasa Tabu oleh Generasi Z Kota Surabaya di Media Sosial Tiktok. Jurnal Serunai Ilmu Pendidikan, 9(2).
Subroto, E. (1992). Pengantar Metode Penelitian Linguistik Struktural (Pertama). Sebelas Maret University Press.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Sanata Dharma University Press.
Sutarman. (2013). Tabu Bahasa dan Eufemisme. Yuma Pustaka.
Yayuk, R. (2019). Klasifikasi Tabu pada Masyarakat Banjar (Taboo Classification in Banjar Society). Kandai, 15(1), 27.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risenologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



