PKM RELAWAN PEDULI LINGKUNGAN DALAM MENUMBUHKAN SOCIALPRENEURSHIP BERBASIS BAHAN AJAR DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.21009/sarwahita.201.2Keywords:
relawan peduli lingkungan, socialpreneurship, bank sampahAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa socialpreneurship Relawan Peduli Lingkungan di SMPN 9 dan SMPN 21 Kota Bekasi. Jiwa socialpreneurship diharapkan dapat dipahami oleh siswa sekaligus diaplikasikan dalam pengelolaan sampah non organik sehari-hari, baik sampah rumah tangga, maupun sekolah. Prioritas permasalahan mitra yang akan ditangani dalam program ini adalah permasalahan dalam sistem pemilahan dan produksi sampah yang bernilai ekonomi tinggi, permasalahan dalam pemasaran ketika produksi bijih plastik dari berbagai jenis botol plastik sudah dikelompokan. Kegiatan ini dirancang dengan selalu memperhatikan keterlibatan mitra. Metode pelaksanaan berupa observasi dan FGD yang dilakukan di sekolah mitra yaitu
SMP Negeri 9 dan SMP Negeri 21 Kota Bekasi. Selain itu dilakukan simulasi pemilahan dan pencacahan botol plastik dengan menggunakan mesin insenerator. Solusi yang dapat diberikan dari setiap permasalahan adalah se agai berikut: (1) Memberikan pendampingan untuk pembina ekstrakulikuler lingkungan dalam menumbuhkan socialpreneurship siswa., (2) Memberdayakan relawan peduli lingkungan dalam memilah sampah non organik yang bernilai ekonomi tinggi, dan (3) Melakukan simulasi pengolahan sampah di Bank Sampah mitra dalam rangka menumbuhkan socialpreneurship.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Sarwahita allow the author(s) to hold the copyright without restrictions and allow the author(s) to retain publishing rights without restrictions. Sarwahita CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work. In developing strategy and setting priorities, Sarwahita recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.
Sarwahita is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
Share - copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
