Smart KMS Membantu Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu Kemala Ciracas
DOI:
https://doi.org/10.21009/sarwahita.221.2Keywords:
digitalisation, smart- KMS, posyanduAbstract
Posyandu is a prominent instance of Community-Based Health Initiatives (UKBM) inside the community. The efficacy and quality of Posyandu are contingent upon the function of the cadres. The cadre's responsibility is to manually manage and document child development data via KMS (Kartu Menuju Sehat). An electronic KMS, entitled Smart KMS, has been established using Community Service activities integrated Community Service Program(PKM-KKN) to offer data on toddler growth and development. Smart KMS offers monthly statistics on child growth, including graphs depicting child weight relative to age, child height relative to age, and child nutritional status based on weight and height. Access to Smart KMS is facilitated through two account types: admin accounts and toddler parent accounts. Smart KMS has been deployed at Posyandu Kemala Ciracas and is utilized by 63 toddlers. The findings of a service survey conducted with cadre respondents at Posyandu Kemala Ciracas indicate that Smart KMS is seen as highly effective in terms of usability, accessibility, advantages, and its role in toddler data gathering (value 93%). Posyandu cadres evaluated that the conducted activities positively influenced the enhancement of their skills and knowledge, the accessibility of facilities at Posyandu, and the advantages for Posyandu itself (value 92%). Therefore a necessity for ongoing initiatives and further support.
Abstrak
Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang paling dikenal di masyarakat. Kualitas dan efektifitas Posyandu bergantung pada peran kader. Tugas kader adalah mengelola dan mencatat data perkembangan anak secara manual menggunakan KMS (Kartu Menuju Sehat). Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (PKM-KKN) telah dilakukan pengembangan KMS elektronik dengan nama Smart KMS yang menyediakan data tumbuh kembang balita. Pada Smart KMS tersedia data perkembangan anak setiap bulan, grafik berat badan anak berdasarkan umur, grafik tinggi badan anak berdasarkan umur, dan grafik status gizi anak berdasarkan berat dan tinggi badan. Terdapat dua jenis akun yang dapat digunakan untuk mengakses Smart KMS yaitu akun admin dan akun orang tua balita. Smart KMS telah diimplementasikan di Posyandu Kemala Ciracas dan digunakan oleh 63 balita. Dari hasil survey layanan dengan responden kader di Posyandu Kemala Ciracas, menunjukkan bahwa Smart KMS dinilai sangat baik dalam memberikan kemudahan penggunaan, aksesibilitas, manfaat, serta kontribusinya dalam pendataan balita (nilai 93%). Kader Posyandu juga menilai bahwa kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif bagi peningkatan keterampilan dan wawasan kader, ketersediaan fasilitas di Posyandu, serta manfaat bagi Posyandu itu sendiri (nilai 92%). Sehingga perlunya keberlanjutan kegiatan dan pendampingan lebih lanjut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sarwahita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright Notice
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs E-Journal Sarwahita : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.