PENYULUHAN SANITASI HIGIENE DAN PHBS PADA MASYARAKAT KAWASAN CANDI BATUJAYA, SEBAGAI DASAR MEMBANGUN DESA WISATA YANG BERSIH DAN SEHAT

  • Laras Prastiti Universitas Negeri Jakarta
  • rasha sofyan Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta
Keywords: personal hygiene, food sanitation, PHBS

Abstract

Karawang has been known as the National Granary. Karawang also has a huge potential of archeological resources since prehistoric times, namely Candi Batujaya Site. Batujaya Temple has a great attraction so that every year there is an increase in the number of tourists. A very high increase in the number of visitors occurred at the time of the celebration of Vesak especially on restored soul temples. While there there are some obvious problems. The community does some activities on the river, such as bathing, washing, and defecating. Based on observations, it turns out that the community has a wrong understanding of sanitation and hygiene and has not implemented a clean and healthy lifestyle. For this reason, we feel the need to do counseling on sanitation hygiene and PHBS in the Batujaya community. Counseling was carried out to around 32 PKK mothers in August. Counseling is done by providing material on personal hygiene, food sanitation and PHBS. After the counseling was evaluated and the results were 28 out of 32 mothers understood and mastered the material given. This is seen from their ability to answer the questions given. we also provide a mini poster to be distributed and reminded of the material that has been given. That way, it is expected that PKK mothers can disseminate material to friends or family in the Batujaya Village.

 

Abstrak

Karawang selama ini dikenal sebagai lumbung padi Nasional. Tidak hanya itu, karawang juga memiliki potensi sumberdaya arkeologi yang sangat besar sejak masa prasejarah, yaitu Candi Situs Batujaya. Candi Batujaya memiliki daya tarik yang besar sehingga pada setiap tahun terjadi peningkatan jumlah wisatawan. Lonjakan jumlah pengunjung yang sangat tinggi terjadi pada waktu perayaan hari raya Waisak terutama pada candi Jiwa yang telah dipugar. Saat berada di sana terdapat beberapa permasalahan yang jelas terlihat. Masyarakat melakukan beberapa aktivitas di sungai, seperti mandi, mencuci, dan buang air. Berdasarkan observasi, ternyata masyarakat memiliki pemahaman yang salah mengenai sanitasi dan hygiene, dan belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk itu, kami merasa perlu dilakukan penyuluhan mengenai sanitasi hygiene dan PHBS pada masyarakat Batujaya. Penyuluhan dilakukan kepada sekitar 32 Ibu-ibu PKK pada bulan Agustus. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi mengenai personal hygiene, food sanitation dan PHBS. Setelah penyuluhan dilakukan evaluasi dan hasilnya 28 dari 32 Ibu memahami dan menguasai materi yang diberikan. Hal ini dilihat dari kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan yang diberikan. Kami juga memberikan poster mini untuk disebarkan dan mengingatkan kembali materi yang telah diberikan. Dengan begitu, diharapkan Ibu-ibu PKK mampu menyebarkan materi ke teman ataupun keluarga di lingkungan Desa Batujaya.

Published
2019-03-27