KAJIAN MEMBRAN NILON SEBAGAI FILTER PADA PROSES PENJERNIHAN NIRA TEBU

  • Wenny Maulina Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember, Jalan Kalimantan 37, Jember 68121
  • Ismia Khilmi Fauzia Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember, Jalan Kalimantan 37, Jember 68121
  • Misto Misto Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember, Jalan Kalimantan 37, Jember 68121
Keywords: nylon membrane, sugarcane, membrane performance, effectiveness, efficiency

Abstract

Abstrak

Membran nilon merupakan lapisan semipermeabel yang terbuat dari jenis polimer poliamida untuk memisahkan partikel tertentu dari larutannya. Pada artikel ini, membran nilon berperan sebagai filter untuk penjernihan nira tebu dengan mengkaji kinerja, efektivitas, dan efisiensi membran. Penelitian dilakukan dengan sistem aliran dead-end pada proses ultrafiltrasi menggunakan empat tekanan transmembran yang berbeda yaitu 1.0, 1.5, 2.0, dan 2.5 bar. Konsentrasi nira tebu sebelum dan sesudah proses ultrafiltrasi dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Membran nilon dengan variasi massa 4.5, 5.0, 5.5, 6.0, dan 6.5 gram, menunjukkan fluks air yang sesuai pada rentang 15 – 38 L/m2.jam.bar pada tekanan transmembran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran nilon yang memiliki kinerja paling baik adalah membran dengan massa benang nilon 4.5 gram karena memiliki nilai fluks paling besar dan nilai koefisien rejeksi paling kecil. Membran dengan massa benang nilon 6.5 gram memiliki efektivitas dan efisiensi penurunan sukrosa yang paling besar. Sedangkan membran dengan massa benang nilon 4.5 gram memiliki efektivitas dan efsiensi penurunan konsentrasi sukrosa yang paling rendah.

Kata-kata kunci: membran nilon, nira tebu, kinerja membran, efektivitas, efisiensi.

Abstract

Nylon membrane is a semipermeable layer made of a type of polyamide polymer to separate certain particles from the solution. In this article, nylon membrane is presented as a filter for clarification of sugarcane juice concerning study on performance evaluation, effectiveness, and efficiency of the membrane. The experiments were conducted according to the principle of the dead-end in an ultrafiltration process using four different transmembrane pressures of 1.0, 1.5, 2.0, and 2.5 bar. The concentration of sugarcane juice before and after ultrafiltration process was characterized using UV-Vis Spectrophotometer. Nylon membranes, which consist of 4.5, 5.0, 5.5, 6.0, and 6.5 gram various mass, showed matched water flux in the range of 15 – 38 L/m2.jam.bar at the transmembrane pressures. The results showed that the best performance nylon membrane was a nylon membrane with a mass of 4.5 gram nylon, because it has the largest flux and the smallest rejection coefficient. Nylon membrane with a mass of 6.5 gram has the biggest effectiveness and efficiency in the reduced of sucrose concentration. Meanwhile, nylon membrane with a mass of 4.5 gram has the lowest effectiveness and efficiency in the reduced of sucrose concentration.

Keywords: nylon membrane, sugarcane, membrane performance, effectiveness, efficiency.

References

[1] S. A. Irawan, S. Ginting, and T. Karo-karo, “Pengaruh Perlakuan Fisik dan Lama Penyimpanan terhadap Mutu Minuman Ringan Nira Tebu,” J. Rekayasa Pangan dan Pert., vol. 3, no. 3, pp. 343-354, April 2015.

[2] Sub Direktorat Statistik Tanaman Perkebunan, Statistik Tebu Indonesia, Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2015.

[3] A. D. Kuspratomo, Burhan, and M. Fakhry, “Pengaruh Varietas Tebu, Potongan dan Penundaan Giling terhadap Kualitas Nira Tebu,” AGROINTEK, vol. 6, no. 2, pp. 123-132, August 2012.
[4] R. I. Hairani, J. M. M. Aji, and J. Januar, “Analisis Trend Produksi dan Impor Gula Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula Indonesia,” Berkala Ilmiah PERTANIAN, vol.1, no. 4, pp. 77-85, May 2014.

[5] Suprihatin, “Penjernihan Nira Tebu Menggunakan Membran Ultrafiltrasi dengan Sistem Aliran Silang,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 12, no. 2, pp. 93-99, August 2007.

[6] Sofyana, S. Mulyati, F. W. Adly, and Z. Maghfirah, “Studi Pengaruh Pelarut terhadap Kinerja Membran Selulosa Asetat pada Proses Klarifikasi Nira Tebu secara Ultrafiltrasi,” Jurnal Hasil Penelitian Industri, vol 24, no. 1, pp 28-35, April 2011.

[7] L. Huang and J. R. McCutcheon, “Hydrophilic Nylon 6,6 Nanofibers Supported Thin Film Composite Membranes for Engineered Osmosis,” Journal of Membrane Science, vol 457, pp 162-169, January 2014.

[8] E. R. Apipah, Irmansyah, and J. Juansah, “Sintesis dan Karakteristik Membran Nilon yang Berasal dari Limbah Benang,” Jurnal Biofisika, vol. 10, no. 1, pp. 8-18, March 2014.

[9] J. Narang, N. Chauhan, A. Singh, and C.S. Pundir, “A Nylon Membrane Based Amperometric Biosensor for Polyphenol Determination,” Journal of Molecular Catalysis B: Enzymatic, vol. 72, pp. 276-281, July 2011.

[10] A. K. Abdel-Rahman, A. A. Abbara, and M. R. Bayoumi, “Membrane Fouling in Cane-Sugar Syrup Filtration,” Journal of Engineering Sciences, vol. 36, no. 6, pp. 1441-1460, November 2008.

[11] J. Juansah, K. Dahlan, and F. Huriati, “Peningkatan Mutu Sari Buah Nanas dengan memanfaatkan Sistem Filtrasi Aliran Dead-Ed dari Membran Selulosa Asetat,” Makara Sains, vol. 13, no. 1, pp. 94-100, April 2009.

[12] D. M. Warsinger, J. Swaminathan, E. Guillen-Burrieza, H. A. Arafat, and J. H. Lienhard, “Scaling and Fouling in Membrane Distillation for Desalination Applications: A Review,” Desalination, vol. 356, pp. 294-313, January 2015.

[13] A. R. Jabur, L. K. Abbas, and S.A. Moosa, “Fabrication of Electrospun Chitosan/Nylon 6 Nanofibrous Membrane Toward Metal Ions Removal and Antibacterial Effect,” Advances in Materials Science and Engineering, vol. 2016, pp. 1-10, October 2016.

[14] N. Li, Y. Fu, Q. Lu, and C. Xiao, “Microstructure and Performance of a Porous Polymer Membrane with a Copper Nano-Layer Using Vapor-Induced Phase Separation Combined with Magnetron Sputtering,” Polymers, vol. 9, no. 10, pp. 524 (1-12), October 2017.

[15] T. Wang, C. Zhao, P. Li, Y. Li, and J. Wang, “Fabrication of Novel Poly(m-Phenylene Isophthalamide) Hollow Fiber Nanofiltration Membrane for Effective Removal of Trace Amount Perfluorooctane Sulfonate from Water,” Journal of Membrane Science, vol. 477, pp. 74-85, March 2015.

[16] Suprihatin, M. Romli, and A. Ismayana, “Penerapan Membran Filtrasi dari Selulosa Asetat dan Chitosan untuk Produksi Bersih pada Industri Pulp dan kertas,” Jurnal Teknologi Industri Pertanian, vol. 13, no. 3, pp. 75-82, 2004.

[17] A. G. Fane, R. Wang, and M. X. Hu, “Synthetic Membranes for Water Purification: Status and Future,” Angew Chem Int Ed Engl, vol. 54, no. 11, pp. 3368-3386, March 2015.

[18] Badan Standarisasi Nasional, “Gula Kristal – Bagian 1: Mentah,” Badan Standarisasi Nasional, SNI 3140.1:2008, 2008. [Online]. Available: http://sni.bsn.go.id. [Accessed: Feb. 8, 2018].
Published
2018-04-30