MANAJEMEN EMOSI DAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MENGHADAPI KEHIDUPAN SETELAH PENDIDIKAN FORMAL
DOI:
https://doi.org/10.21009/JendelaAkademika.402.05Kata Kunci:
Keterampilan interpersonal, Komunikasi efektif, Manajemen emosi, Pelayanan masyarakat, RemajaAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang manajemen emosi
dan komunikasi efektif dalam mempersiapkan kehidupan setelah pendidikan formal. Kegiatan ini dilaksanakan
pada tanggal 6 Mei 2026 di MAN 4 Banjar yang melibatkan sekitar 50 siswa dari kelas XI D dan XI G. Metode
yang digunakan meliputi presentasi interaktif, simulasi komunikasi, diskusi, dan evaluasi reflektif melalui kegiatan
pra-tes dan pasca-tes deskriptif. Pelaksanaannya berfokus pada peningkatan kesadaran siswa tentang regulasi
emosi dan keterampilan komunikasi interpersonal dalam lingkungan sosial. Hasil menunjukkan perubahan dalam
respons dan partisipasi peserta selama kegiatan. Awalnya, siswa cenderung pasif dan ragu-ragu untuk
menyampaikan pendapat. Namun, setelah kegiatan, peserta menjadi lebih aktif dalam diskusi, lebih percaya diri
dalam mengkomunikasikan ide, dan menunjukkan pemahaman yang lebih luas tentang komunikasi sebagai proses
timbal balik. Siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai regulasi emosi dan kesadaran diri.
Pendekatan interaktif dan partisipatif dianggap efektif dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi
remaja. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat berbasis keterampilan emosional dan sosial penting
untuk mendukung remaja dalam menghadapi transisi sosial setelah pendidikan formal.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Luthfi Uwais, Dhiya, Nadya, Annisa, Zahwa, Zahwa, Zahwa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





