Penggunaan Game-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bangun Datar pada Peserta Didik Autisme

Authors

  • Putri Andhinni Universitas Negeri Jakarta
  • Lalan Erlani Universitas Negeri Jakarta
  • Bahrudin Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/jpk.v4i1.65167

Keywords:

autisme, game-based learning, bangun datar

Abstract

Peserta didik autisme mengalami hambatan dalam memahami konsep yang kompleks, namun tetap memerlukan pembelajaran keterampilan dasar, salah satunya mengenal bentuk. Peserta didik autisme memiliki potensi untuk mendapatkan pendidikan di bidang akademik, termasuk kemampuan mengenal bangun datar. Mengenal bangun datar membantu peserta didik mengenali dan memahami konsep bentuk, ukuran, dan orientasi objek di sekitar. Dengan pemahaman ini, peserta didik dapat lebih mudah mendeskripsikan dan mencocokkan benda-benda yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan bentuknya, seperti mengenali persegi panjang pada papan, atau lingkaran pada roda. Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan kemampuan mengenal bangun datar peserta didik autisme dengan game based learning di SLB Pelita Hati. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes formatif, observasi, dan tes lisan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal bangun datar peserta didik 15 poin paada siklus I dan mencapai 40 poin pada siklus II, hal tersebut menunjukkan bahwa dengan game based learning mampu meningkatkan kemampuan mengenal bangun datar pada peserta didik autisme kelas III.

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

Putri Andhinni, Erlani, L., & Bahrudin. (2026). Penggunaan Game-Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bangun Datar pada Peserta Didik Autisme. JPK : Jurnal Pendidikan Khusus, 4(1), 9–19. https://doi.org/10.21009/jpk.v4i1.65167