Analisis Kebutuhan E-modul Interaktif Terintegrasi STSE (Science, Technology, Society, Environment) pada Materi Larutan Asam Basa sebagai Sumber Belajar Mandiri Siswa SMA/MA
DOI:
https://doi.org/10.21009/JRPK.152.03Kata Kunci:
chemistry teachers, interactive e-modules, STSE, acid-base solutions, contextualAbstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis kebutuhan guru kimia terhadap pengembangan e-modul interaktif terintegrasi STSE (Science, Technology, Society, and Environment) tentang materi larutan asam basa untuk siswa SMA/MA yang dijadikan sumber belajar mandiri. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif menggunakan metode survei eksploratif. Subjek penelitian terdiri dari tujuh guru kimia dari tiga sekolah di wilayah Yogyakarta yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diakumulasikan menggunakan lembar angket semi terbuka terdiri dari tiga aspek utama yaitu pelaksanaan pembelajaran kimia, integrasi STSE, dan tanggapan serta harapan pengembangan e-modul. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis konten melalui koding intepretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru menilai materi larutan asam basa sulit dipahami oleh siswa karena banyaknya teori dan perhitungan, serta sumber belajar yang tersedia masih terbatas dalam bentuk buku paket dan sumber konvensional dari fasilitas sekolah. Mayoritas guru belum memahami pendekatan STSE, namun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengembangan e-modul interaktif yang menarik, mudah digunakan, mengaitkan sains teknologi, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, hasil analisis kebutuhan ini menegaskan bahwa pengembangan e-modul interaktif berbasis STSE sangat diperlukan untuk mendukung pembelajaran kimia yang lebih bermakna, kontekstual, serta menumbuhkan kemandirian belajar siswa.
Referensi
Adrianus, A., Astuti, I., & Enawaty, E. (2023). Hasil Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis Android Pada Pembelajaran IPA. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1431–1440. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.4923
Azwina, S. N. (2024). Menanamkan Pendidikan Islam sebagai Way of Life “Membentuk Karakter Unggul Berdasarkan Ajaran Islam". Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 4(01), 82–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v4i01.4266
Chisunum, J. I., & Nwadiokwu, C. N. (2024). Enhancing Student Engagement through Practical Production and Utilization of Instructional Materials in an Educational Technology Class: A Multifaceted Approach. NIU Journal of Educational Research, 10(2), 81–89. https://doi.org/10.58709/niujed.v10i2.2002
Evitasari, O., Budi, Y., Santosa, P., Islam, S., & Kusuma, W. (2022). Variety of Contextual Learning Methods for History Learning. Journal Of S Sciences & Humanities “ESTORIA,” 3(1), 398–413.
Fitriana, N., Muhandaz, R., & Risnawati, R. (2019). Pengembangan Modul Matematika Berbasis Learning Cycle 5E untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). JURING (Journal for Research in Mathematics Learning), 2(1), 21–31. https://doi.org/10.24014/juring.v2i1.7496
Hendriana, H. (2014). Membangun Kepercayaan Diri Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Humanis. Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 19(1), 52–60. https://doi.org/10.18269/jpmipa.v19i1.424
Hutahaean, L. A., Siswandari, & Harini. (2019). Analisis E-Module Interaktif Sebagai Media Pembelajaran di Era Digital. Proceedings of the National Seminar on Postgraduate Educational Technology UNIMED, 298–305. http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/38744
Indrayani, P. (2013). Analisis Pemahaman Makroskopik, Mikroskopik, dan Simbolik Titrasi Asam-Basa Siswa Kelas XI IPA SMA serta Upaya Perbaikannya dengan Pendekatan Mikroskopik. Jurnal Pendidikan Sains, 1(2), 109–120.
Iskandar, R., & Kusmayanti, I. (2018). Pendekatan Science Technology Society: IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2), 200–215.
Khabib, B. (2021). Belajar Mandiri Dan Merdeka Belajar Bagi Peserta Didik,Antara Tuntutan Dan Tantangan. ACADEMIA : Jurnal Inovasi Riset Akademik, 1(Belajar Mandiri Dan Merdeka Belajar Bagi Peserta Didik, Antara Tuntutan Dan Tantangan), 68–77.
Muchtar, Z., & Harizal, H. (2012). Analyzing of students’ misconceptions on acid-base chemistry at senior high schools in Medan. Journal of Education and Practice, 3(15), 65–74. https://www.iiste.org/Journals/index.php/JEP/article/view/3445/3472
Muhartini, A. (2023). Integrasi Agama dan Sains Dalam Perspektif Abdussalam Solutif-Sintesisnya Terhadap Problema Pendidikan Islam. SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 01–14. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v3i2.2098
Nazarina, P., Rahmawati, Y., Arifah, N., Langgari, T., Annisa, N., & Hariana, K. (2024). Kreativitas Guru dan Media Berbasis Proyek untuk Atasi Keterbatasan Alat Peraga. Jurnal Dikdas, 12, 13–30.
Nugraheni, K.T & Priyambodo, E. (2025). Pengaruh pendekatan STSE pada pembelajaran kimia materi kimia hijau terhadap literasi lingkungan dan ketrampilan kolaborasi siswa SMA. Universitas Negeri Yogyakarta.
Nurkhasanah, N. (2015). SETS (sciences, environmental, technology and society) sebagai pendekatan pembelajaran IPA modern pada kurikulum 2013. UIN Walisongo, Semarang.
OECD. (2023). PISA 2022 assessment and analytical framework. In OECD Publishing. OECD Publishing. https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2023/08/pisa-2022-assessment-and-analytical-framework_a124aec8/dfe0bf9c-en.pdf
Sagita, R., Azra, F., & Azhar, M. (2017). Pengembangan Modul Konsep Mol Berbasis Inkuiri Terstruktur Dengan Penekanan Pada Interkoneksi Tiga Level Representasi Kimia Untuk Kelas X Sma. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 1(2), 25. https://doi.org/10.24036/jep.v1i2.48
Sari, L. Q., Rustana, C. E., & Raihanati, R. (2018). Pengembangan E-Module Menggunakan Problem Based Learning Pada Pokok Bahasan Fluida Dinamis Guna Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Sma Kelas Xi. Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF2018, VII, SNF2018-PE-36-SNF2018-PE-45. https://doi.org/10.21009/03.snf2018.01.pe.06
Septiani, S., & Siti, F. (2024). Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Sekolah Dasar pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Mentari: Journal of Islamic Primary School, 2(3), 194–204.
Ujang Cepi Barlian, Siti Solekah, P. R. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 10(1), 1–52. https://doi.org/10.21608/pshj.2022.250026
Utami, F. V., Saputro, S., & VH, E. S. (2020). Analisis Jenis Dan Tingkat Kesulitan Belajar Siswa Kelas Xi Mipa Sma N 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2018 / 2019 Dalam Memahami Materi Asam Basa Menggunakan Two Tier Multiple Choice. Jurnal Pendidikan Kimia, 9(1), 54–60.
Wijaksono, A., Suastra, I. W., Tungga Atmaja, A. W., & Tika, I. N. (2024). Literature Review: Perspektif Filsafat Tentang Penerapan Kurikulum Merdeka Dengan Relevansinya Pada Era 5.0. Consilium: Education and Counseling Journal, 5(1), 472–484. https://doi.org/10.36841/consilium.v5i1.5779
