Ketersediaan Fasilitas Pendidikan SLTA dan Estimasi Peserta Didik untuk Proyeksi Kebutuhan Ruang Belajar Di Kabupaten Wonosobo Tahun 2029

Penulis

  • Heru Setiawan Program Studi Geografi, Universitas Negeri Semarang
  • Puji Hardati Program Studi Geografi, Universitas Negeri Semarang
  • Edi Kurniawan Program Studi Geografi, Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.21009/JSG.v3i2.01

Kata Kunci:

fasilitas pendidikan SLTA, ketersediaan, peserta didik, proyeksi, ruang belajar

Abstrak

Tren peningkatan partisipasi sekolah jenjang SLTA (SMA/ SMK/MA) di Kabupaten Wonosobo berdampak pada meningkatnya kebutuhan fasilitas pendidikan, khususnya ruang belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan, proyeksi jumlah peserta didik, dan mengidentifikasi tambahan kebutuhan ruang belajar tahun 2029. Pendekatan yang digunakan kuantitatif-deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat 70 unit SLTA dengan daya layan beragam. Pada 2029, peserta didik diproyeksikan mencapai 36.448 jiwa, dengan distribusi mengikuti sebaran fasilitas tersedia. Kebutuhan ruang belajar meningkat seiring pertumbuhan peserta didik. Saat ini terdapat kekurangan dan kelebihan ruang belajar masing-masing 82 unit, dengan kekurangan dominan pada SLTA negeri. Tambahan kebutuhan ruang belajar 2029 diperkirakan sebanyak 156 unit, untuk pemerataan akses, jangkauan, dan mengurangi sentralitas, diperlukan pendirian SLTA negeri di Kecamatan Garung, Kejajar, dan Leksono.
Kata Kunci: ketersediaan, fasilitas pendidikan SLTA, peserta didik, proyeksi, ruang belajar.

Diterbitkan

2025-05-28

Cara Mengutip

Setiawan, H., Hardati, P., & Kurniawan, E. (2025). Ketersediaan Fasilitas Pendidikan SLTA dan Estimasi Peserta Didik untuk Proyeksi Kebutuhan Ruang Belajar Di Kabupaten Wonosobo Tahun 2029 . Jurnal Sains Geografi, 3(2), 86–101. https://doi.org/10.21009/JSG.v3i2.01