Strategi Pengelolaan Objek Wisata Berbasis Mitigasi Bencana Gua Lowo Trenggalek
DOI:
https://doi.org/10.21009/JSG.v4i1.08Kata Kunci:
mitigasi bencana, gua lowo, strategi pengelolaan, pariwisata, analisis swotAbstrak
Penelitian ini menganalisis kondisi pengelolaan Objek Wisata Gua Lowo terkait aspek mitigasi bencana serta merumuskan strategi pengelolaannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara kepada pengelola serta warga/pedagang sekitar, kemudian data dianalisis menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gua Lowo memiliki kekuatan berupa keunikan bentang alam karst, keberadaan koloni kelelawar sebagai daya tarik ekowisata dan geowisata, serta ketersediaan jalur dasar di dalam gua. Namun demikian, jalur menuju mulut gua yang licin, keterbatasan penerangan di dalam gua, tidak adanya rambu keselamatan dan jalur evakuasi, serta rendahnya persepsi risiko kebencanaan di kalangan pengelola dan masyarakat merupakan kelemahan utama. Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa dukungan kebijakan pengembangan destinasi aman bencana, potensi kerja sama dengan lembaga terkait, dan pengembangan wisata edukasi mitigasi bencana, sedangkan ancaman meliputi potensi longsor dan banjir di sekitar kawasan serta penurunan jumlah pengunjung. Berdasarkan kombinasi faktor tersebut, disusun strategi SO, ST, WO, dan WT yang berfokus pada penguatan sarana keselamatan, pengembangan wisata edukasi mitigasi, peningkatan kapasitas masyarakat, dan penataan ruang berbasis risiko untuk mewujudkan Gua Lowo sebagai destinasi wisata yang aman dan tangguh bencana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fawaz Muhammad Hafidz, Febrianti Oktavianing Wahyu Putri , Febrian Adam, Istianatul Fajariyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


