A Ketidakstabilan Geomorfologi dan Resiliensi Sosial-Ekonomi Pariwisata Goa Lowo, Trenggalek Pasca-Perubahan Akses Regional

Penulis

  • Jeni Rohman Jeni Rohman Universitas Negeri Malang
  • Fanimatul Khoiroh Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
  • Fiddin Auqis Salamah Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
  • Fatimah Nursyadiah Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
  • Falih Ahmad Sulaiman Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang
  • Evi Fitriana Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.21009/JSG.v4i1.02

Kata Kunci:

geomorfologi karst, degradasi struktural, risiko geowisata, resiliansi ekonomi, dislokasi kepemilikan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis tiga isu kritis di Goa Lowo: bentuk indikasi ketidakstabilan geologi, dampak geomorfologi terhadap risiko akses, dan resiliensi sosial-ekonomi pasca-perubahan akses regional. Metode yang digunakan meliputi observasi geomorfologi, analisis litologi, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Goa Lowo mengalami degradasi struktural berkelanjutan akibat sifat Batu Gamping yang tidak kompak dan adanya proses pelarutan aktif (active speleogenesis). Risiko kecelakaan wisatawan ditemukan meningkat drastis karena interaksi bahaya alam dengan kegagalan manajerial, ditandai dengan banyak fasilitas vital, seperti penerangan dan jalur pejalan kaki, yang rusak dan tidak berfungsi, melanggar prinsip keselamatan geowisata. Secara sosial-ekonomi, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) memicu penurunan signifikan jumlah pengunjung, mengungkap resiliensi ekonomi komunitas yang rendah dan menyebabkan pergeseran sumber pendapatan utama kembali ke sektor tani. Selain itu, ditemukan anomali berupa dislokasi kepemilikan (dislocation of ownership); meskipun gotong royong tinggi, pemeliharaan harian sepenuhnya diserahkan kepada petugas berbayar. Disarankan segera dilakukan revitalisasi infrastruktur keselamatan dan penguatan partisipasi masyarakat dalam manajemen operasional gua.

Kata Kunci: Geomorfologi Karst, Degradasi Struktural, Risiko Geowisata, Resiliensi Ekonomi, Dislokasi Kepemilikan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Jeni Rohman, J. R., Khoiroh, F., Salamah, F. A., Nursyadiah, F., Sulaiman, F. A., & Fitriana, E. (2026). A Ketidakstabilan Geomorfologi dan Resiliensi Sosial-Ekonomi Pariwisata Goa Lowo, Trenggalek Pasca-Perubahan Akses Regional. Jurnal Sains Geografi, 4(1), 24–34. https://doi.org/10.21009/JSG.v4i1.02