Analisis Tren Spasial-Temporal Total Suspended Solids (TSS) Periode 2018-2025 Menggunakan Model Regresi Band 8 Near-Infrared Sentinel-2 (Studi Kasus: Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri)
DOI:
https://doi.org/10.21009/JSG.v4i1.06Kata Kunci:
Sedimentasi, DAS, Erosi, Total suspended solid, waduk gajah mungkurAbstrak
Sedimentasi merupakan ancaman utama bagi keberlanjutan fungsi Waduk Gajah Mungkur (WGM) sebagai infrastruktur strategis sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika spasial-temporal Total Suspended Solid (TSS) di WGM menggunakan citra satelit Sentinel-2 MSI pada periode 2018, 2022, dan 2025. Metode yang digunakan adalah integrasi data pengukuran lapangan (in-situ) dengan ekstraksi nilai reflektansi saluran Near-Infrared (Band 8). Analisis regresi linier menghasilkan model algoritma estimasi TSS dengan akurasi yang sangat tinggi, ditunjukkan oleh nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,969. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa distribusi sedimen sangat dipengaruhi oleh variabilitas iklim. Pada tahun kering (2018 dan 2025), sedimentasi terkonsentrasi di area tepian akibat mekanisme resuspensi, sementara area tengah waduk relatif jernih. Sebaliknya, fenomena anomali iklim basah (La Niña) pada tahun 2022 memicu lonjakan kekeruhan yang meluas hingga menutupi seluruh permukaan waduk. Temuan krusial menunjukkan bahwa Sub-DAS Keduang konsisten menjadi penyumbang polutan sedimen terbesar dalam segala kondisi musim. Oleh karena itu, strategi pengelolaan waduk harus memprioritaskan pengendalian erosi berbasis konservasi lahan di wilayah hulu Keduang daripada sekadar pengerukan di hilir.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Habi Bulloh

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


