Penerapan Video Pemanfataan Bahan Pangan Masyarakat dalam rangka Menjaga Ketahanan Pangan Melalui Pelatihan Berbasis Digital
DOI:
https://doi.org/10.21009/abditek.021.01Keywords:
cassava, pempek adaan, digital training, community serviceAbstract
Kegiatan pelatihan pemanfaatan bahan pangan masyarakat di desa Fajar Baru, Lampung Selatan, Lampung memiliki tujuan untuk menjaga ketahanan pangan desa mitra, menciptakan deiversifikasi produk olahan bahan pangan lokal, dan memotivasi masyarakat sekitar untuk memulai berwirausaha demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Singkong merupakan bahan pangan yang banyak tersedia di desa Fajar Baru, tetapi pemanfaatannya masih belum optimal, padahal singkong memiliki potensi yang besar sebagai bahan pangan untuk menjaga ketahanan pangan baik dari segi nutrisi, ketersediaan, dan ekonomi. Pelatihan pembuatan pempek adaan dengan memanfaatkan singkong dalam bentuk tepung singkong menjadi sebuah solusi untuk mencapai tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat. Kondisi pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia mengakibatkan perlu dilakukan penyesuaian dalam pelaksanaan kegiatan ini, sehingga dibuat pelatihan berbasis digital dengan memanfaatkan video sebagai media pelatihan. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK dan masyarakat umum desa Fajar Baru, Lampung Selatan. Berdasarkan data yang diambil dari peserta kegiatan melalui instrumen penilaian, diketahui bahwa pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman mengenai produk yang dijelaskan, media video yang digunakan dapat dengan jelas tersampaikan, serta memotivasi para peserta untuk memulai berwirausaha.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik: Jurnal Abditek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






